Polisi Tangkap Pria di Bekasi, Diduga Sebar Konten Provokatif Penyampaian Aspirasi

Kapolsek Cikarang Utara, Kompol Noach Hendrik Daud Dwaa. (MTVN/Antonio)

Polisi Tangkap Pria di Bekasi, Diduga Sebar Konten Provokatif Penyampaian Aspirasi

Antonio • 27 August 2026 21:26

Bekasi: Unit Reskrim Kepolisian Sektor (Polsek) Cikarang Utara mengamankan seorang pria berinisial B alias T, 35, karena diduga menyebarkan konten bernuansa provokasi melalui media sosial. Konten tersebut berkaitan dengan rencana penyampaian aspirasi warga Pati di Jakarta.

Kapolsek Cikarang Utara, Kompol Noach Hendrik Daud Dwaa, mengatakan pihaknya semula mendapatkan informasi mengenai adanya unggahan ajakan yang diduga mengarah ke kelompok anarko untuk mengikuti aksi unjuk rasa di Jakarta.

Menindaklanjuti temuan tersebut, pihak kepolisian langsung bergerak dan mengamankan B di kediamannya yang berlokasi di Desa Sukaraya, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, pada Rabu malam, 26 Agustus 2026.

"Kemarin malam, tanggal 26 Agustus, kami mengamankan satu orang yang diduga menyebarkan provokasi untuk melaksanakan demo di Jakarta. Ajakan ini mengarah kepada tindakan anarkis," kata Noach di Bekasi, Kamis, 27 Agustus 2026.

Noach menjelaskan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan awal terhadap pelaku. Kepada polisi, B mengakui bahwa dirinya yang membuat dan menyebarkan unggahan provokatif tersebut. Unggahan itu dibuat setelah ia mendapat dorongan dari seorang rekannya yang berada di Solo, Jawa Tengah.

"Menurut pengakuan yang bersangkutan, beliau membuat unggahan tersebut berdasarkan ajakan dari salah seorang temannya dari Solo, Jawa Tengah, yang mengajak untuk menyebarkan provokasi tersebut," ujar Noach.


Apel Unit Reskrim Polsek Cikarang Utara. (MTVN/Antonio)

Setelah dimintai keterangan awal di Polsek Cikarang Utara, pria tersebut selanjutnya diserahkan kepada Satreskrim Polres Metro Bekasi untuk menjalani pendalaman lebih lanjut.

"Nanti sedang didalami apa yang menjadi latar belakang beliau membuat sebaran provokasi demo Jakarta tersebut. Kita tunggu tindak lanjut dari penyelidikan dan pendalaman Polres Metro Bekasi," tegasnya.

Menyikapi peristiwa ini, Noach mengimbau masyarakat Kabupaten Bekasi agar tidak mudah terpengaruh oleh ajakan maupun provokasi dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Bekasi agar jangan terpengaruh dengan provokasi oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Hal itu hanya akan merugikan Bapak dan Ibu sendiri. Mari kita sama-sama menjaga wilayah kita agar aman dan terkendali," tutup Noach.

(Lukman Diah Sari)