Pelepasan calon jemaah haji (CJH) aparatur sipil negara (ASN) secara simbolis oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, di Masjid Baiturrohim Balai Kota Malang, Senin 20 April 2026. Dokumentasi/ Pemkot Malang.
Lepas 38 ASN Berangkat Haji, Wali Kota Malang Pesan Jaga Nama Baik
Daviq Umar Al Faruq • 21 April 2026 20:33
Malang: Sebanyak 38 calon jemaah haji aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dilepas menuju Tanah Suci Makkah. Pelepasan dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Malang Wahyu Hidayat di Masjid Baiturrohim Balai Kota Malang.
Wahyu menyebut calon jemaah haji sebagai pribadi terpilih yang mendapat panggilan istimewa menunaikan rukun Islam kelima. Ia menilai ibadah haji merupakan anugerah besar yang patut disyukuri sepenuh hati.
“Tentu saya ikut berbangga, ASN Kota Malang tidak hanya bekerja secara profesional dalam pelayanan publik, tetapi juga mampu menjaga keseimbangan spiritualitas dan integritas moral,” ucap Wahyu di Malang, Senin, 20 April 2026.
Keberangkatan para ASN ini dinilai menjadi bukti komitmen dalam meningkatkan kualitas diri secara utuh. Tidak hanya dari sisi kompetensi, tetapi juga dalam membangun kesalehan sosial di tengah masyarakat.
Wahyu menegaskan, ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik semata. Menurutnya, haji adalah perjalanan spiritual yang membentuk karakter, menguatkan kesabaran, serta meningkatkan keikhlasan dalam menjalani kehidupan.
Ia juga menitipkan sejumlah pesan kepada jemaah selama berada di Tanah Suci Makkah. Jemaah diminta menjaga disiplin, ketertiban, dan semangat saling tolong-menolong demi menjaga nama baik Pemerintah Kota Malang.
Selain itu, seluruh rangkaian ibadah diharapkan diniatkan semata-mata karena Allah SWT. Jemaah juga diingatkan untuk menjalankan rukun dan wajib haji dengan baik agar meraih predikat haji mabrur.
Di tengah padatnya aktivitas ibadah, aspek kesehatan menjadi perhatian penting. Jemaah diminta mampu mengatur energi serta menyesuaikan diri dengan kondisi cuaca yang berbeda.
“Patuhi arahan petugas, atur energi, dan jangan memaksakan diri,” pesan Wahyu.

Pelepasan calon jemaah haji (CJH) aparatur sipil negara (ASN) secara simbolis oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, di Masjid Baiturrohim Balai Kota Malang, Senin 20 April 2026. Dokumentasi/ Pemkot Malang.
Wahyu juga menyinggung dinamika global yang turut memengaruhi penyelenggaraan ibadah haji. Ia meminta jemaah tetap tenang dan percaya terhadap upaya pemerintah dalam memberikan perlindungan.
“Kita menyadari bahwa penyelenggaraan ibadah haji saat ini juga dihadapkan pada berbagai dinamika global, termasuk kondisi geopolitik di kawasan Timur Tengah. Namun demikian, saya mengajak kita semua untuk tetap tenang dan percaya, bahwa pemerintah terus berkoordinasi dan memberikan perlindungan serta pelayanan terbaik bagi seluruh jemaah haji Indonesia,” beber Wahyu.
Sepulang dari Tanah Suci, para ASN diharapkan menjadi teladan di lingkungan kerja dan masyarakat. Nilai-nilai kesabaran, kejujuran, dan amanah diharapkan tercermin dalam peningkatan etos kerja pelayanan publik.
Harapan tersebut dinilai sejalan dengan visi pembangunan daerah. Nilai-nilai ibadah haji diharapkan mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing di Kota Malang.
“Semoga seluruh calon jemaah haji ASN Kota Malang diberikan kelancaran, kesehatan, dan keselamatan, serta kembali ke Tanah Air dengan predikat haji mabrur,” ungkap Wahyu.