Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Joko Krisdiyanto (tengah). (Metro TV/Muhammad MY)
Propam Periksa Bripka R, Terkait Gugurnya Anggota TNI Saat Penangkapan Narkoba
Metro TV • 27 July 2026 08:57
Bireuen: Seorang anggota TNI yang berdinas di Satuan Polisi Militer Kodam Iskandar Muda, Pratu Galuh Nugraha, meninggal dunia akibat terkena tembakan kepolisian saat melakukan penangkapan bandar narkoba di Desa Cot Meurak, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh. Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Joko Krisdiyanto, mengatakan, saat ini Bripka R yang melepaskan tembakan tersebut tengah diperiksa pihak Propam Polda Aceh.
"Berdasarkan laporan awal, (Bripka R) telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, senjata api berserta amunisi juga diamankan. Tim penyidik bersama Bid Propam akan mendalami seluruh aspek kejadian termasuk jumlah tembakan yang dilepaskan, jenis senjata dan amunisi, posisi personel, dan arah tembakan dan sasaran hasil uji balistik serta kesesuaian tindakan tersebut dengan prosedur penggunaan tindakan kepolisian," jelas Joko, Senin, 27 Juli 2026.
Joko mengungkap, Bripka R terancam sanksi etik sesuai dengan aturan yang berlaku. Selain itu, menurut Joko, Pratu Galuh saat itu tengah membantu kepolisian dalam operasi penangkapan bandar narkoba.
Berdasarkan hasil visual CCTV SPBU di lokasi kejadian, aparat kepolisian dari Direktorat Polda Aceh tengah melakukan pengadangan mobil double cabin yang diduga dikendarai bandar narkoba. Mobil itu melaju dari arah Aceh Tengah menuju Kota Bireuen.

Rekaman CCTV di lokasi kejadian. (tangkapan layar/Metro TV/Muhammad MY)
Saat melakukan pengadangan, anggota TNI Pratu Galuh yang berada di lokasi juga ikut membantu mengadang mobil diduga dikendarai bandar narkoba. Saat itu, target operasi hendak kabur, sehingga salah seorang aparat kepolisian melepaskan tembakan ke arah mobil. Namun, peluru tersebut menembus mobil dan mengenai dada almarhum Pratu Galuh Nugraha hingga meninggal di lokasi.
Jenazah Pratu Galuh telah diautopsi di RSD Dokter Fauziah Bireuen, kemudian jenazah langsung diserahkan kepada keluarga di Julok Aceh Timur. Sementara itu, sejumlah barang bukti berupa sebuah mobil double cabin, dua paket narkoba jenis etomidate telah disita dan diamankan di Mapolres setempat. Sedangkan tiga orang diduga pemilik narkoba kabur. (Metro TV/Muhammad MY)