Serangan udara Israel merusak bus MSF yang membawa 10 pekerja kemanusiaan di Kota Gaza. (Anadolu Agency)
Serangan Udara Israel Rusak Bus MSF di Gaza, Satu Staf Terluka
Muhammad Reyhansyah • 15 September 2026 14:33
Gaza: Serangan udara Israel merusak sebuah bus Médecins Sans Frontières (MSF) di Kota Gaza dan melukai satu staf organisasi kemanusiaan tersebut, kata MSF pada Senin, 14 September 2026.
MSF mengatakan bus itu sedang membawa 10 pekerja kemanusiaan ketika serangan Israel menghantam kendaraan yang menjadi sasaran sekitar dua meter dari bus pada 13 September.
Organisasi tersebut menyatakan bus memiliki tanda yang jelas, dengan logo besar MSF terlihat di bagian atap.
“Sekali lagi, pasukan Israel menunjukkan pengabaian terang-terangan terhadap keselamatan personel kemanusiaan dan medis,” kata MSF, dikutip dari Anadolu.
MSF menegaskan bahwa tidak ada tempat yang aman di Gaza dan menyerukan perlindungan bagi warga sipil, tenaga kesehatan, serta pekerja kemanusiaan.
Organisasi itu juga meminta agar kendaraan medis dan kemanusiaan yang telah diberi tanda jelas tidak menjadi sasaran serangan.
Menurut angka terbaru Kementerian Kesehatan Gaza, pelanggaran Israel terhadap perjanjian gencatan senjata telah menewaskan 1.372 warga Palestina dan melukai 4.659 lainnya hingga Senin.
Sejak 8 Oktober 2023, lebih dari 73.000 warga Palestina dilaporkan tewas dan lebih dari 174.000 lainnya terluka dalam perang Israel di Gaza. Sekitar 90 persen infrastruktur di wilayah tersebut juga dilaporkan hancur.
Baca juga: Serangan Drone Israel di Gaza Tewaskan 2 Warga Palestina, 13 Lain Terluka