Ayah jurnalis ANTARA, M. Bagus Khoirunnas, Mansyur ketika diwawancarai reporter Metro TV. (Dokumentasi/ Metro TV)
Keluarga Jurnalis ANTARA Berharap Operasi SAR di Selat Sunda Diperpanjang
Silvana Febiari • 17 September 2026 08:47
Pandeglang: Keluarga jurnalis ANTARA, M. Bagus Khoirunnas, berharap operasi pencarian korban kecelakaan speedboat Arupadhatu 1 di Selat Sunda kembali diperpanjang. Harapan itu disampaikan pada hari ke-10 pencarian, yang menjadi hari terakhir masa operasi setelah sebelumnya diperpanjang.
Ayah Bagus, Mansyur, mengatakan keluarga berharap tim SAR kembali mengevaluasi wilayah yang belum terjangkau selama pencarian. Ia berharap seluruh korban, termasuk Bagus dan kru kapal, dapat ditemukan.
“Mungkin kalau saya pribadi ya berharap dilanjutkan lagi. Evaluasi-evaluasi dari mana saja yang belum dijangkau,” kata Mansyur kepada reporter Metro TV, Kamis, 17 September 2026.
Baca Juga :
Menurut Mansyur, pencarian sejauh ini telah menjangkau wilayah yang luas. Termasuk wilayah Pulau Enggano dan perairan Samudra Hindia.
“Mudah-mudahan pencarian hari ke-10 atau H+3 ini bisa ditemukan semuanya, baik jurnalis maupun kru kapal itu ditemukan dalam kondisi sehat walafiat,” ujarnya.
Mansyur mengatakan keluarga hingga kini belum menerima informasi mengenai hasil evaluasi Basarnas terkait kelanjutan operasi pencarian. “Kami belum menerima informasi itu. Untuk hasil evaluasi dari Basarnas, pihak keluarga belum menerima informasi,” ucapnya.
Terkait kemungkinan mengajukan perpanjangan operasi secara resmi, Mansyur menyebut keluarga belum mengambil keputusan. Ia akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan keluarga korban lainnya.
“Ya, nanti saya konfirmasikan dengan keluarga yang lain. Kalau untuk mengajukan kembali dilakukan pencarian, mungkin nanti dengan keluarga korban yang lainnya,” ujarnya.

Pencarian jurnalis hilang di perairan Selat Sunda. (Dokumentasi/ Metro TV)
Keluarga Terus Pantau Pencarian
Mansyur mengungkapkan keluarga rutin memantau perkembangan pencarian dari hari ke hari. Namun, hingga hari ke-10, keluarga masih belum mendapat titik terang mengenai keberadaan Bagus maupun lokasi pasti kecelakaan.“Sampai saat ini belum ada titik terang di mana lokasi anak saya ini, belum jelas di mana titik kecelakaannya,” ungkap Mansyur.
Mansyur juga menyampaikan apresiasi sekaligus harapan kepada seluruh petugas yang terlibat dalam operasi SAR. Ia berharap para personel Basarnas, TNI Angkatan Laut, relawan, dan unsur lainnya dapat menjalankan pencarian dengan aman.
“Kami berharap para petugas kebencanaan, baik Basarnas, TNI, Angkatan Laut, relawan dan lainnya, di hari terakhir ini, mudah-mudahan bisa ditemukan. Dan berharap para petugas kebencanaan itu juga selamat, sehat,” tuturnya.