Top Economy Malam Ini Kupas Tuntas Desil: Dari Pendataan hingga Pemanfaatan

Top Economy, Selasa, 25 Agustus 2026. Foto: Metro TV

Top Economy Malam Ini Kupas Tuntas Desil: Dari Pendataan hingga Pemanfaatan

Muhamad Marup • 25 August 2026 17:04

Jakarta: Informasi palsu atau hoaks yang mengaburkan data pengelompokan kesejahteraan masyarakat atau desil tidak boleh dibiarkan meresahkan masyarakat. Data desil resmi perlu dipahami dan digunakan sebagai salah satu instrumen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi serta mempercepat peningkatan kesejahteraan.

Data desil merupakan bagian dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang menjadi basis data tunggal nasional. DTSEN digunakan untuk memetakan kondisi sosial ekonomi masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan, penyaluran bantuan menjadi lebih tepat sasaran, mencegah terjadinya kebocoran anggaran dalam pelaksanaan berbagai program, dan upaya efisiensi anggaran negara.

Desil menjadi penting karena pengelompokan tersebut merupakan bagian dari analisis statistik. Desil digunakan untuk membagi masyarakat ke dalam 10 kelompok berdasarkan tingkat kesejahteraan atau kondisi ekonomi.

Sepuluh kelompok tersebut dikenal sebagai desil 1 hingga desil 10. Pengelompokan ini menjadi salah satu rujukan dalam pemetaan kesejahteraan masyarakat secara nasional dan dapat digunakan dalam menentukan sasaran bantuan sosial.

Top Economy, Selasa, 25 Agustus 2026. Foto: Metro TV

Dengan demikian, desil bukan merupakan label yang menentukan nilai seseorang, melainkan alat pemeringkatan statistik untuk mengelompokkan masyarakat berdasarkan kondisi kesejahteraan. Karena itu, informasi mengenai status desil perlu merujuk pada data dan kanal resmi.

Masyarakat juga dapat melakukan pengecekan secara mandiri terhadap status desil melalui portal resmi yang disediakan pemerintah. Pengecekan melalui kanal resmi penting dilakukan agar masyarakat tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar tanpa sumber yang jelas.

Pemanfaatan DTSEN dan data desil secara tepat diharapkan dapat mendukung efektivitas kebijakan pemerintah. Data yang akurat menjadi penting untuk memastikan program perlindungan sosial dan pembangunan ekonomi berjalan sesuai sasaran.

Karena itu, masyarakat perlu memahami manfaat DTSEN dan desil sekaligus mewaspadai informasi palsu yang dapat mengaburkan pemahaman mengenai data kesejahteraan. Data resmi harus menjadi rujukan utama dalam memahami posisi kesejahteraan masyarakat.

DTSEN dan desil akan dibahas dalam program Top Economy, Selasa, 25 Agustus 2026, pukul 21.05 WIB di Metro TV. Program akan dipandu Leonard Samosir bersama para narasumber yaitu, Deputi Bidang Statistik Sosial Badan Pusat Statistik (BPS),  Dr. M. Nashrul Wajdi, Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Gerindra, Kamrussamad, serta Tenaga Ahli Bakom RI, Fithra Faisal Hastiadi.

(Muhamad Marup)