Petugas mengangkut sampah dan tumbuhan liar di Kali Ciliwung Lama, Menteng, Jakarta Pusat. Foto: ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/kye
Pramono Minta Warga Jakarta Berhenti Buang Sampah ke Sungai
Fachri Audhia Hafiez • 5 May 2026 15:43
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengimbau masyarakat untuk meningkatkan disiplin dalam membuang sampah guna mencegah penyumbatan saluran air dan sungai yang memicu banjir. Meski pengerukan sungai tengah dilakukan secara masif di seluruh titik ibu kota, kesadaran warga tetap menjadi faktor kunci dalam menjaga kelancaran aliran air.
“Dalam kesempatan ini saya juga berharap betul bahwa jangan kemudian ketika tidak ada hujan dua minggu, orang (membuang) sampah. Itu akhirnya menyumbat di beberapa tempat,” kata Pramono di Jakarta Timur, dilansir Antara, Selasa, 5 Mei 2026.
Pramono menjelaskan bahwa sumbatan sampah sering kali menjadi penyebab utama genangan meski intensitas curah hujan masih di bawah 200 mm. Sebagai solusi jangka panjang, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menandatangani kerja sama dengan Danantara untuk membangun dua Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).
Selain pembangunan PLTSa, Gubernur juga memastikan bahwa fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) di Rorotan kini telah resmi beroperasi. Fasilitas ini merupakan bagian krusial dari sistem pengelolaan sampah terintegrasi untuk mengurangi beban sampah di ibu kota secara efektif.
.jpg)
Ilustrasi. Foto: Dok. Metrotvnews.com.
Pramono optimistis kombinasi antara teknologi PLTSa dan operasional RDF akan menjadi titik balik penyelesaian tantangan besar pengelolaan sampah yang selama ini dihadapi Jakarta.
“Kalau itu jalan semua, maka problem sampah di Jakarta terus terang akan selesai,” ujar Pramono.