Amankan Idulfitri, Kapolri Instruksikan Densus 88 Jaga Status Zero Terrorist

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto: Dok. Humas Polri.

Amankan Idulfitri, Kapolri Instruksikan Densus 88 Jaga Status Zero Terrorist

Athiyya Nurul Firjatillah • 2 March 2026 20:08

Jakarta: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh jajaran antiteror untuk memperkuat kewaspadaan dan deteksi dini menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Dalam persiapan Operasi Ketupat 2026, Kapolri menekankan pentingnya mempertahankan status Zero Terrorist Attack di tengah meningkatnya tensi geopolitik global yang berpotensi memicu aktivitas kelompok radikal di dalam negeri.

“Kemudian terkait dengan aksi teror, ini juga tentunya menjadi perhatian kita. Di tahun 2023 sampai 2026 kemarin, kita berhasil untuk mencegah terjadinya aksi serangan teror,” ujar Listyo dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral di STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Jakarta, Senin, 2 Maret 2026.
 


Listyo mengungkapkan bahwa Polri saat ini terus memantau pergerakan kelompok teror secara intensif. Berdasarkan data intelijen, terdapat belasan ribu target yang masuk dalam pengawasan kepolisian guna memastikan stabilitas keamanan nasional tetap terjaga selama arus mudik dan balik Lebaran.

“Saat ini kita terus masih mengikuti eksistensi kelompok teror, ada 13.252 target yang kita pantau. Dan tentunya ini menjadi perhatian kita karena saat ini sedang terjadi konflik global yang memang memiliki potensi akan adanya geliat terkait dengan hal ini,” jelas Listyo.

Situasi di Timur Tengah, khususnya ketegangan yang melibatkan Iran, disebut menjadi faktor eksternal yang harus diantisipasi oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri. Listyo mengingatkan jajarannya agar tidak lengah terhadap simbol-simbol perlawanan global yang bisa memberikan pengaruh terhadap sel-sel teror di Indonesia.


Ilustrasi Polri. Foto: Dok. Media Indonesia.

“Apalagi Iran telah mengibarkan bendera merah sebagai simbol pembalasan dan pertanda serangan yang terjadi di Iran, dan ini tentunya menjadi PR bagi rekan-rekan khususnya Densus, untuk bisa mempertahankan Zero Terrorist Attack,” ujar Listyo.

Sebagai langkah preventif, Listyo meminta adanya sinergi yang kuat antara unsur intelijen, TNI, dan pemerintah daerah. Keberhasilan Polri dalam menggagalkan berbagai rencana aksi teror pada periode tahun-tahun sebelumnya diharapkan dapat terulang kembali demi menjamin kenyamanan masyarakat saat merayakan Idulfitri.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)