BPBD menurunkan alat berat untuk mengevakuasi material longsoran di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. (Metro TV/ Apit Haeruman)
Lima Desa di Sukabumi Terisolir Akibat Longsor
Apit Haeruman • 16 December 2025 07:14
Sukabumi: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menurunkan satu alat berat untuk mengevakuasi material longsor di Kecamatan Warungkiara. Longsor terjadi di dua titik yang menutup badan jalan, sehingga lima desa terisolir.
"Menurut informasi dari P2BK (Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan) telah terjadi longsor di dua titik. Bukan hanya di Desa Desa Sirnajaya, tetapi di dekat Goa Lalay, Desa Bantarkalong juga terjadi longsor," kata Petugas BPBD Kabupaten Sukabumi, Beki Supriatna, dikutip Selasa, 16 Desember 2025.
Di Kampung Lio Cilandak, Desa Sirnajaya, upaya evakuasi dilakukan menggunakan satu alat berat untuk membuka kembali akses jalan bagi kendaraan roda empat maupun roda dua. Material longsor yang menutup badan jalan membuat lima desa di Kecamatan Warungkiara terisolir karena tidak ada jalur lain menuju wilayah perkotaan.
Jalur alternatif yang bisa dilalui juga terdampak longsoran, bahkan jembatan penghubung di Desa Hegarmanah ambruk. Akibatnya, warga di lima desa tersebut terpaksa memutar arah lebih jauh atau menunggu hingga proses evakuasi menggunakan alat berat selesai dilakukan.
"Kalau untuk warga Hegarmanah dan Sirnajaya mungkin ini akses utama karena memang ada akses alternatif lewat Bantargadung, tetapi itu jembatannya masih dalam perbaikan," ujar Beki.

Ilustrasi longsor. Medcom.id - M Rizal (Patricia Vicka)
Sementara itu, akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah Sukabumi, BPBD mencatat terjadi bencana tanah longsor dan banjir di sembilan kecamatan di Kabupaten Sukabumi. Salah satunya terjadi di Kecamatan Warungkiara.