Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Metro TV/Nattasya
Terapkan Budaya Korporat, Pramono Larang ASN DKI yang Telat Hadir Ikut Rapat
Achmad Zulfikar Fazli • 25 October 2026 17:28
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan menerapkan budaya kerja korporat (corporate culture) untuk meningkatkan disiplin kerja aparatur sipil negara (ASN). Salah satunya dengan melarang ASN DKI mengikuti rapat saat datang terlambat.
"Apa yang dibangun? Corporate culture. Begitu sekarang acara di DKI Jakarta, semuanya sudah disiplin," kata Pramono di Jakarta Timur, dilansir dari Antara, Minggu, 25 Oktober 2026.
Penerapan budaya korporat diharapkan dapat mendorong ASN lebih menghargai waktu serta meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Pramono menjelaskan pengalamannya saat memimpin rapat di Balai Kota DKI. Dulu, pelaksanaan rapat bisa terlambat hingga setengah jam dan hal tersebut menjadi kebiasaan yang dimaklumi.
Namun, sejak dia memimpin langsung rapat tersebut, keterlambatan satu-dua menit bisa berujung teguran bagi ASN yang bersangkutan untuk tidak mengikuti rapat.
"Sekarang begitu terlambat satu-dua menit, saya dengan halus akan mengatakan lebih baik tidak ikut rapat daripada rapat terlambat," ucap Pramono.
%20DKI%20Jakarta_%20ANTARA%20FOTO_Putra%20M_%20Akbar.jpg)
Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN) DKI Jakarta. ANTARA FOTO/Putra M. Akbar
Pramono mengatakan setiap keputusan harus diambil melalui forum rapat. Dengan begitu, dia mengeklaim tidak pernah menetapkan suatu kebijakan secara sepihak atau pribadi.
"Semua keputusan adalah keputusan secara terbuka," kata Pramono.