Presiden Prabowo Subianto melantik KH Said Aqil Siroj sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) RI. dok: YouTube Sekretarian Presiden
Profil Said Aqil Siroj, Dua Periode Pimpin PBNU Kini Jadi Wantimpres RI
Silvana Febiari • 2 October 2026 17:30
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto melantik KH Said Aqil Siroj sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia di Istana Negara, Jumat, 2 Oktober 2026. Pelantikan tersebut menambah panjang perjalanan Said Aqil Siroj di pemerintahan dan organisasi keagamaan, khususnya Nahdlatul Ulama (NU).
Said Aqil Siroj merupakan ulama kelahiran Cirebon, 3 Juli 1953. Ia dikenal sebagai mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang menjabat selama dua periode, yakni 2010–2021. Saat ini, Said Aqil tercatat sebagai Mustasyar PBNU masa khidmat 2022–2027.
Latar Belakang Keluarga
Said Aqil Siroj lahir dari pasangan KH Aqil Siroj dan Hj. Afifah Harun. Ia tumbuh dalam lingkungan keluarga pesantren yang kuat di Cirebon.Ayahnya merupakan pengasuh Pondok Pesantren Tarbiyatul Mubtadi'in di Cirebon yang dikenal sebagai Pesantren Kempek karena berada di kawasan Kempek, Palimanan, Cirebon.
Said Aqil merupakan anak kedua dari lima bersaudara. Ia memiliki seorang kakak, KH Ja'far Shodiq, serta tiga adik, yakni KH Mustofa Aqil Siroj, KH Ahsin Syifa Aqil Siroj, dan KH Ni'amillah Aqil Siroj.
Said Aqil menikah dengan Hj. Nurhayati Abdul Qodir. Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai empat anak, yakni Muhammad Said Aqil, Aqil Said Aqil, Nisrin Said Aqil, dan Rihab Said Aqil.
Kiprah di Nahdlatul Ulama
Nama Said Aqil Siroj telah lama dikenal di lingkungan NU. Kiprahnya di organisasi tersebut mencapai tingkat nasional ketika ia terpilih sebagai Ketua Umum PBNU pada Muktamar ke-32 NU di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 2010.Dalam pemilihan tersebut, Said Aqil memperoleh 294 suara dan mengungguli Slamet Effendi Yusuf yang memperoleh 201 suara. Pada Muktamar NU ke-33 di Jombang pada 2015, Said Aqil kembali terpilih sebagai Ketua Umum PBNU untuk periode kedua dengan memperoleh 287 dari 412 suara muktamirin.
Setelah menyelesaikan masa kepemimpinannya di PBNU, Said Aqil menjabat sebagai Mustasyar NU untuk masa khidmat 2022–2027.

Presiden Prabowo Subianto melantik KH Said Aqil Siroj sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) RI. dok: YouTube Sekretarian Presiden
Kiprah di Pendidikan dan Jabatan Publik
Selain aktif di NU, Said Aqil juga memiliki kiprah di bidang pendidikan. Saat ini, ia menjabat sebagai Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon.Said Aqil juga tercatat menjabat sebagai Komisaris Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero). Posisi tersebut melengkapi perjalanan kariernya di luar organisasi keagamaan.
Sejak 2010, Said Aqil juga masuk dalam daftar The 500 Most Influential Muslims yang diterbitkan The Royal Islamic Strategic Studies Centre yang berbasis di Yordania.
Menjadi Anggota Wantimpres
Pelantikan sebagai Anggota Wantimpres RI pada 2 Oktober 2026 menjadi babak baru dalam perjalanan Said Aqil Siroj. Sebelumnya, ia lebih banyak dikenal melalui kiprahnya di lingkungan pesantren, NU, dan pendidikan.Dengan pengalaman panjang sebagai Ketua Umum PBNU selama dua periode, Mustasyar NU, akademisi, serta pejabat di sejumlah lembaga, Said Aqil kini mendapat tugas memberikan pertimbangan kepada Presiden Prabowo Subianto melalui Dewan Pertimbangan Presiden.