Presiden Joko Widodo tengah melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan. (medcom.id/kautsar Bob)
Presiden hingga Menteri Kabinet Jokowi-Ma'ruf Ramai-Ramai Isi SPT Pajak di Istana
Kautsar Widya Prabowo • 22 March 2024 16:13
Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden (Wapres) Ma'uf Amin bersama menteri di Kabinet Indonesia Maju melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan di Istana Negara, Jakarta, Jumat, 22 Maret 2024. Pelaporan itu melalui aplikasi daring e-filling.
Pantaun Medcom.id, Jokowi dan Ma'ruf duduk di meja yang telah tersedia laptop. Jokowi didampingi Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Suryo Utomo saat pengisian SPT. Sedangkan Ma'ruf didampingi Sekretaris Jenderal Kemenkeu, Heru Pambudi.
Kegiatan ini juga dilakukan oleh sejumlah manteri Kabinet Indonesia Maju (KIM). Seperti Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Azwar Anas, Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, Sekretaris Kabinet Pramono Anung.
Setelah pelaporan SPT selesai, seluruh menteri yang hadir pun menunjukkan bukti SPT masing-masing. Mereka maju dan berfoto bersama.
Baca:
SPT Tahunan Harus Segera Dilaporkan Jika Tak Mau Kena Sanksi |
Hadir sejumlah menteri KIM, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, Menpan RB Azwar Anas, Menparekraf Sandiaga Uno, Menteri BUMN Erick Thohir,
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, Menko Marvest Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri ESDM Arifin Tasrif, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi, Kepala Bapenas Suharso Monoarfa, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziah, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Seskab Pramono Anung.