Foto: Ilustrasi/Freepik
Kasus Anak Dilakban di Bantul Berakhir Kekeluargaan, Ibu Diduga Mengalami Baby Blues
Lukman Diah Sari • 4 June 2026 08:12
Yogyakarta: Polres Bantul tengah menangani perkara dugaan kekerasan seorang ibu terhadap anak kandungnya yang masih berusia tiga tahun, di sebuah rumah kontrakan di dusun Kedaton, Pleret, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengatakan kasus tersebut diselesaikan secara kekeluargaan, lantaran pelaku TKS yang merupakan ibu kandung korban diduga mengalami baby blues.
"Pelaku dalam hal ini ibu kandung korban melakban anak dengan tujuan untuk refreshing jalan-jalan melepas penat yang selama ini dirasakan karena lelahnya mengasuh anak sendirian," kata Rita, melansir Antara, Kamis, 4 Juni 2026.
.jpeg)
Aparat kepolisian ketika mengecek temuan balita diduga disiksa di Kabupaten Bantul. Dokumentasi/Polres Bantul
Dia mengungkap, dari pengakuan pelaku, saat melakukan tindakannya tersebut tidak memikirkan risiko yang terjadi pada anaknya. sebab pelaku mengaku sudah terlalu capek mengurus anaknya sendiri.
"Sedangkan ayah korban/suami pelaku, bekerja di Jakarta pulang ke Yogyakarta setiap sebulan sekali," jelas dia.
Kasus Berakhir Kekeluargaan, Tidak Berlanjut ke Jalur Hukum
Pihak kepolisian juga telah melakukan pemeriksaan terhadap suami pelaku atau ayah dari korban. Walhasil, suami pelaku tersebut meminta maaf karena telah menimbulkan kegaduhan di masyarakat maupun di media sosial."Atas kejadian tersebut, selaku kepala rumah tangga/wali dari korban, tidak ingin melaporkan pelaku/ibu kandung korban dan akan memperbaiki rumah tangga," jelas dia.
Baca Juga :
"Alamat keluarga dari ayah korban di Patuk, Gunungkidul," kata Rita.
Ia juga menyebut keluarga serta suami pelaku telah menganggap kejadian tersebut sebagai gangguan psikologis, akibat lelahnya mengurus anak sendirian.
"Juga merupakan pertama kali menjadi seorang ibu atau dengan kata lain baby blues," jelas dia.