Ilustrasi pembunuhan. Foto: Metrotvnews.com/Khairunnisa.
Terungkap Motif Pembunuhan Balita di Bekasi, Pelaku Kesal Diganggu saat Main Game
Antonio • 30 May 2026 16:56
Bekasi: Polres Metro Bekasi Kota mengungkap motif dari kasus pembunuhan yang diduga dilakukan G, kepada keponakannya, MAJ, balita berusia dua tahun di Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat. Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Andi Muhammad Iqbal mengatakan, G mengaku membunuh keponakannya karena kesal diganggu saat bermain game.
“Bahwasannya ketika dia (tersangka) bermain game, korban balita naik ke punggungnya, yang mengganggu dia sedang bermain game,” kata Andi di Bekasi, Jumat 30 Mei 2026.

Kamar tempat kejadian perkara penemuan balita dua tahun tewas mengenaskan telah dipasang police line. (Metrotvnews.com/Antonio)
Andi menerangkan, G yang merasa terganggu langsung marah dan menuju ke dapur kontrakannya untuk mengambil pisau. Setelah itu, dia menancapkan benda tajam itu ke kepala dan tubuh korban.
“Tersangka emosi dan langsung ke dapur mengambil pisau dan langsung menancapkan (pisau),” ujar Andi.
Dari hasil visum di RS Polri Kramat Jati, kata Andi, korban mengalami 32 luka tusuk di bagian wajah dan tubuhnya. Andi menambahkan, G juga mengaku melakukan aksinya karena ada bisikan.
"Ya, jadi selain kesal, pengakuan korban juga mengakui bahwasannya ada bisikan-bisikan dia juga pengen cepat ketemu Tuhan,” ucap dia.
Sehari-hari, G dan MAJ kerap berdua setiap nenek bekerja. Setiap balita tersebut menangis, tersangka G selalu ke lantai dua kontrakan untuk meminta pertolongan kepada kakaknya.
“Karena di lantai 2 itu ada kakak tersangka juga tinggal di sana, tante dari korban ya,” ujar Andi.
Namun, pada hari kejadian G tidak berkomunikasi dengan sang kakak meskipun balita tersebut menangis hingga tiga jam. Polres Metro Bekasi Kota telah menetapkan G sebagai tersangka pembunuhan kepada A di sebuah kontrakan di Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat.