Warga Australia Ditangkap di Thailand atas Dugaan Pembunuhan Remaja

Ilustrasi penangkapan. (Medcom.id)

Warga Australia Ditangkap di Thailand atas Dugaan Pembunuhan Remaja

Willy Haryono • 27 June 2026 17:03

Bangkok: Kepolisian Thailand menangkap seorang warga negara Australia yang diduga terlibat dalam pembunuhan seorang remaja perempuan berusia 17 tahun.

Jenazah korban ditemukan di dalam sebuah koper yang dibuang di dekat Kota Pattaya.

Dikutip dari Al Jazeera, Sabtu, 27 Juni 2026, pria tersebut diidentifikasi sebagai Simon Carman, 46 tahun. Ia ditangkap pada Jumat malam di Bandara Suvarnabhumi, Bangkok, saat hendak menaiki penerbangan menuju Perth, Australia.

Berdasarkan penyelidikan polisi, rekaman kamera pengawas memperlihatkan korban memasuki sebuah kondominium bersama tersangka pada Kamis dini hari.

Beberapa jam kemudian, rekaman lain menunjukkan Carman meninggalkan gedung sambil membawa koper hitam berukuran besar yang kemudian diangkut menggunakan sepeda motor.

Jenazah korban yang ditemukan tanpa busana kemudian ditemukan di dalam koper tersebut di dekat jalur kereta api, tidak jauh dari lokasi terakhir korban terlihat.

Polisi mengatakan korban mengalami dugaan penganiayaan berat dengan luka memar di bagian wajah.

Kasus ini terungkap setelah teman-teman korban melaporkan dirinya hilang pada Jumat siang. Polisi kemudian menelusuri pergerakan terakhir korban hingga ke kamar yang dimasuki bersama tersangka sebelum meminta bantuan petugas imigrasi untuk mencegah pelaku meninggalkan Thailand.

Carman membantah telah membunuh korban.

Kepala Kepolisian Kota Pattaya, Kolonel Polisi Anek Sarathongyu, mengatakan penyidik meyakini tersangka bertanggung jawab atas kematian korban. Polisi juga menemukan bekas cakaran kuku pada tubuh tersangka yang dinilai konsisten dengan adanya perlawanan.

Saat ditanya mengenai bekas luka di lehernya dalam sebuah video setelah penangkapan, Carman mengklaim luka tersebut disebabkan oleh laba-laba.

Polisi menjerat tersangka dengan sejumlah dakwaan, termasuk pembunuhan, menyembunyikan jenazah, serta membawa seorang anak di bawah umur untuk tujuan tidak senonoh.

Sementara itu, Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia menyatakan telah memberikan bantuan kekonsuleran kepada warganya, namun menolak memberikan komentar lebih lanjut terkait proses hukum yang sedang berlangsung.

Penangkapan ini terjadi beberapa pekan setelah pemerintah Thailand memangkas masa bebas visa bagi wisatawan menyusul sejumlah kasus yang melibatkan warga negara asing, termasuk dugaan tindak pidana narkotika, perdagangan manusia, dan pengoperasian bisnis ilegal.

Baca juga:  Polisi Thailand Temukan 6 Warga Asing Tewas di Hotel Bangkok

(Willy Haryono)