Ilustrasi lempar jumrah. Foto: Antara.
Hikmah dan Makna Lempar Jumrah dalam Rangkaian Ibadah Haji
Putri Purnama Sari • 28 May 2026 15:52
Jakarta: Lempar jumrah merupakan salah satu ritual penting dalam rangkaian ibadah haji yang dilakukan di Mina, Arab Saudi. Ibadah ini bukan hanya sekadar melempar batu ke arah tiang jumrah, tetapi juga memiliki makna spiritual yang mendalam bagi setiap Muslim.
Lempar jumrah menjadi simbol perlawanan terhadap godaan setan, hawa nafsu, dan segala bentuk keburukan yang dapat menjauhkan manusia dari jalan Allah SWT. Karena itu, ritual ini mengandung banyak hikmah yang penting dipahami oleh umat Islam.
Hikmah Lempar Jumrah dalam Ibadah Haji
Berikut sejumlah hikmah lempar jumrah yang dapat menjadi pelajaran bagi setiap Muslim:
1. Meneladani Keteguhan Nabi Ibrahim AS
Sejarah lempar jumrah berawal dari kisah Nabi Ibrahim AS saat menjalankan perintah Allah SWT untuk menyembelih putranya, Nabi Ismail AS. Dalam perjalanan tersebut, setan beberapa kali datang menggoda dan berusaha menghalangi Nabi Ibrahim.
Sebagai bentuk penolakan terhadap godaan setan, Nabi Ibrahim AS melempar batu ke tiga lokasi berbeda yang kini dikenal sebagai Jumrah Ula, Jumrah Wustha, dan Jumrah Aqabah.
Oleh karena itu, lempar jumrah menjadi simbol keteguhan iman dan ketaatan seorang hamba kepada Allah SWT.
2. Simbol Melawan Hawa Nafsu dan Godaan Dunia
Lempar jumrah juga melambangkan perjuangan seorang Muslim dalam melawan hawa nafsu, godaan dunia, serta bisikan setan yang dapat menyesatkan manusia dari jalan kebaikan.
Setiap lemparan batu menjadi simbol tekad untuk meninggalkan sifat buruk dan terus menjaga diri agar tetap berada di jalan yang diridai Allah SWT.
3. Melatih Kesabaran dan Disiplin
Pelaksanaan lempar jumrah dilakukan dengan aturan tertentu, mulai dari waktu pelaksanaan, urutan jumrah, jumlah batu, hingga tata cara melemparnya. Hal ini mengajarkan jemaah untuk disiplin dan tertib selama menjalankan ibadah.
Di tengah jutaan jemaah yang berkumpul di Mina, umat Islam juga dilatih untuk:
- Bersabar
- Mengendalikan emosi
- Menghormati sesama jemaah
- Mematuhi aturan yang berlaku
Dari sini, lempar jumrah mengajarkan bahwa ibadah tidak hanya membutuhkan niat, tetapi juga kedisiplinan dalam menjalankannya.
4. Menjadi Sarana Muhasabah Diri
Setiap batu yang dilempar saat lempar jumrah dapat dimaknai sebagai simbol membuang sifat-sifat buruk dalam diri, seperti amarah, iri hati, kesombongan, dan dengki.
Ritual ini juga menjadi momen muhasabah atau introspeksi diri agar seorang Muslim dapat kembali dalam keadaan bersih dan lebih dekat kepada Allah SWT.
5. Menguatkan Ketaatan kepada Allah SWT
Meski terlihat sederhana, lempar jumrah sejatinya mengandung pelajaran besar tentang ketaatan seorang hamba kepada Allah SWT. Seorang Muslim tetap melaksanakan ritual ini karena mengikuti perintah Allah dan meneladani Rasulullah SAW.
Dari ibadah ini, umat Islam diajarkan untuk taat dan patuh terhadap syariat meskipun tidak semua hal dapat dipahami secara logis.
Makna Lempar Jumrah bagi Kehidupan Muslim
Lempar jumrah bukan hanya ritual yang dilakukan saat haji, tetapi juga pengingat bagi setiap Muslim untuk selalu melawan godaan setan dan menjaga keimanan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui ibadah ini, umat Islam diajak untuk memperkuat ketakwaan, membersihkan hati, serta meningkatkan ketaatan kepada Allah SWT dalam setiap aspek kehidupan.