Surya Paloh saat menghadiri peringatan 20 tahun Yayasan Sukma Bangsa di Lhokseumawe, Aceh. Foto: Metrotvnews.com/Fajri Fatmawati
Surya Paloh Ingin Alumni Sukma Bangsa Jadi Pemimpin Masa Depan Indonesia
Fajri Fatmawati • 23 July 2026 15:53
Lhokseumawe: Pendiri Yayasan Sukma Bangsa, Surya Paloh, mendorong Sekolah Sukma Bangsa terus mencetak generasi pemimpin masa depan Indonesia yang berkarakter, menjunjung tinggi nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin, serta mampu menjaga persatuan bangsa.
Menurutnya, Aceh memiliki sejarah penting sebagai pintu masuk Islam di Nusantara. Nilai-nilai Islam yang berkembang harus menjadi teladan yang damai, moderat, dan membawa manfaat bagi seluruh umat.
"Islam yang sejati adalah Islam yang rahmatan lil alamin, bukan Islam yang terjebak pada pemikiran ekstrem dan radikal atau memandang orang di luar Islam sebagai musuh. Justru Islam mengajarkan kita melihat seluruh umat manusia sebagai saudara di muka bumi," kata Surya Paloh saat menghadiri peringatan 20 tahun Yayasan Sukma Bangsa di Lhokseumawe, Kamis, 23 Juli 2026.
Ia menegaskan, nilai-nilai tersebut terus ditanamkan di Sekolah Sukma Bangsa. Para siswa diharapkan mampu menghargai perbedaan, menjaga toleransi, dan memperkuat persatuan sebagai bekal membangun Indonesia.

Pendiri Yayasan Sukma Bangsa Surya Paloh saat menghadiri peringatan 20 tahun Yayasan Sukma Bangsa di Lhokseumawe, Aceh. Foto: Metrotvnews.com/Fajri Fatmawati
Sekolah Sukma Bangsa tidak hanya berfokus mencetak lulusan unggul secara akademik, tetapi juga membentuk pemimpin yang berintegritas, peduli terhadap sesama, dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat.
"Saya berharap suatu saat nanti pemimpin negeri ini bisa lahir dari Sekolah Sukma Bangsa. Mungkin saya dan teman-teman sudah tidak ada lagi, tetapi insya Allah alumni Sukma Bangsa bisa menjadi Presiden Republik Indonesia," tutup Surya.