Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan melaksanakan pengerukan Kali Pesanggrahan dan saluran mikro di sekitarnya melalui program "Merah Putihkan Jakarta", Jakarta, Sabtu (15/8/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri.
Semarak HUT Ke-81 RI, Pemkot Jaksel Keruk Kali Pesanggrahan
Anggi Tondi Martaon • 15 August 2026 12:44
Jakarta: Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan melakukan pengerukan Kali Pesanggrahan dan saluran mikro di sekitarnya melalui program Merah Putihkan Jakarta. Hal itu dilakukan dalam menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
"Kami menginstruksikan para camat dan lurah untuk terus melakukan pemantauan. Kami juga akan menggelar inspeksi mendadak (sidak) guna memastikan proses pembersihan sungai dan saluran mikro berjalan konsisten selama musim kemarau," kata Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo dikutip dari Antara, Sabtu, 15 Agustus 2026.
Syafrin mengatakan, pengerukan dan pembersihan saluran ini bukan sekadar seremonial. Sejak pekan lalu, Pemkot Jakarta Selatan telah melakukan kick-off gerakan gotong royong dan menginstruksikan para camat serta lurah untuk rutin memantau kondisi di lapangan.
Langkah masif ini diambil sebagai bentuk percepatan persiapan menyambut musim penghujan sekaligus penanganan banjir wilayah rawan genangan.
"Kegiatan ini juga disinergikan dengan penanaman pohon dan penebaran bibit ikan. Yang diharapkan juga akan bermanfaat bagi masyarakat," ungkap Syafrin.
Sementara itu, Kasudin SDA Jakarta Selatan, Santo menjelaskan, pengerukan difokuskan pada Kali Pesanggrahan segmen Kompleks IKPN hingga ke arah hilir sepanjang 1,4 kilometer. Pengerukan dilakukan karena terjadi pendangkalan kali.
"Jadi, kawasan RW 04 Kompleks IKPN selama ini dikenal sering mengalami genangan akibat penyempitan aliran dan pendangkalan sedimen lumpur yang parah," kata Santo.
.jpg)
Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan melaksanakan pengerukan Kali Pesanggrahan dan saluran mikro di sekitarnya melalui program "Merah Putihkan Jakarta", Jakarta, Sabtu (15/8/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri.
Santo menyebut, pengerukan yang telah berjalan sejak April 2026. Ditargetkan, pengerukan rampung sepenuhnya pada Maret 2027 dengan total target pengerukan mencapai 60.000 meter kubik.
"Hingga saat ini, progres volume pengerukan telah mencapai 35,7 persen. Pengerukan dilakukan hingga kedalaman enam meter dari permukaan tanah untuk mengeruk sedimen lumpur serta sampah rumah tangga yang mengendap," ungkap Santo.
Untuk mendukung pengerukan, sebanyak lima unit alat berat dan 10 unit truk pengangkut dikerahkan. Dari lima alat berat tersebut, empat unit beroperasi mengeruk aliran sungai dan satu unit disiagakan di lokasi penampungan sementara kawasan Tanah Kusir atau area pemakaman terdekat.
"Selain penanganan teknis di lokasi, kami juga memperkuat koordinasi lintas wilayah perbatasan. Salah satunya, kolaborasi bersama Pemerintah Kota Jakarta Barat untuk penanganan titik rawan, guna memastikan aliran air lancar dari hulu ke hilir tanpa hambatan," kata Santo.