Titik penyeberangan Rafah yang memisahkan antara Mesir dan Gaza. (Anadolu Agency)
Israel Tutup Seluruh Perlintasan di Wilayah Palestina usai Serangan ke Iran
Muhammad Reyhansyah • 1 March 2026 11:38
Tel Aviv: Israel mengumumkan penutupan seluruh perlintasan di wilayah Palestina, berlaku mulai Minggu, 1 Maret 2026, hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Pengumuman ini disampaikan usai terjadinya serangan gabungan Israel dan Amerika Serikat ke wilayah Iran pada Sabtu kemarin.
Keputusan tersebut diumumkan dalam pernyataan oleh Coordinator of Government Activities in the Territories (COGAT).
“Setelah penilaian situasi dan menyusul operasi yang diluncurkan oleh militer Israel dan Amerika (terhadap Iran), diputuskan untuk menutup semua perlintasan di Tepi Barat dan Jalur Gaza, termasuk perlintasan Rafah, mulai besok hingga pemberitahuan lebih lanjut,” demikian isi pernyataan tersebut, dikutip dari Anadolu Agency.
Keputusan itu berlaku bagi seluruh warga Palestina, kecuali mereka yang memegang izin “pekerja vital,” yang tetap diperbolehkan melintas melalui sejumlah perlintasan tertentu yang tidak disebutkan secara rinci.
Pernyataan tersebut juga mengklaim bahwa penutupan perlintasan ke Gaza “tidak akan memengaruhi situasi kemanusiaan” di wilayah kantong tersebut.
Sebelumnya, ledakan besar terdengar dan pecahan rudal jatuh di beberapa wilayah di Tepi Barat yang diduduki, tak lama setelah sirene peringatan berbunyi di sejumlah permukiman Israel, menurut koresponden Anadolu.
Juru bicara kepolisian Palestina, Luay Arziqat, mengatakan pihak berwenang menerima laporan mengenai serpihan rudal yang jatuh di empat lokasi terpisah di Tepi Barat, tanpa adanya korban jiwa maupun kerusakan material.
Pada Sabtu pagi, Amerika Serikat dan Israel meluncurkan serangan gabungan terhadap Iran, dengan alasan untuk menghilangkan “ancaman” yang ditimbulkan oleh rezim Iran. Sebagai tanggapan, Iran menargetkan Israel serta pangkalan AS di kawasan tersebut dengan rudal dan drone.
Israel kemudian mendeklarasikan “status darurat khusus dan segera” secara nasional.
Sementara itu, Iran bersumpah akan memberikan “respons keras” atas agresi tersebut dan meluncurkan rentetan rudal serta drone ke arah Israel dan pangkalan AS di wilayah tersebut.
Baca juga: Korban Tewas Serangan AS-Israel di Sekolah Khusus Perempuan Iran Jadi 85 Orang