BoP Desak Israel Penuhi Komitmen agar Peta Jalan Perdamaian Gaza Berlanjut

Dewan Perdamaian Gaza diresmikan oleh Presiden AS Donald Trump pada 22 Januari 2026. (Anadolu Agency)

BoP Desak Israel Penuhi Komitmen agar Peta Jalan Perdamaian Gaza Berlanjut

Muhammad Reyhansyah • 8 September 2026 15:58

Abu Dhabi: Perwakilan Tinggi Dewan Perdamaian Board of Peace (BoP) Gaza, Nickolay Mladenov, mendesak Israel menjalankan komitmennya dalam peta jalan (roadmap) perdamaian Gaza agar proses menuju tahap berikutnya dapat berlanjut.

Berbicara dalam Forum Hili di Abu Dhabi, Senin, 7 September 2026, Mladenov mengatakan kemajuan memang telah dicapai dibandingkan setahun lalu, tetapi kondisi di Gaza masih jauh dari yang diperlukan untuk mencapai solusi politik.

"Kita masih berada pada tahap ketika kita harus memastikan bahwa apa yang telah disepakati benar-benar diterapkan dan secara signifikan mengubah kehidupan warga Gaza. Sayangnya, kita belum sampai di sana," kata Mladenov, dikutip dari Anadolu.

Ia mengatakan pembicaraan dengan Israel masih berlangsung terkait pelaksanaan bagian dari komitmen yang diperlukan untuk menggerakkan proses tersebut, termasuk penarikan pasukan Israel sebagai bagian dari kesepakatan yang dikaitkan dengan pelucutan senjata Hamas dan dimulainya rekonstruksi Gaza.

Mladenov mengatakan negosiasi mengenai pelucutan senjata Hamas telah berlangsung selama tujuh bulan dan menggambarkannya sebagai pembahasan yang "sangat intens dan sangat sulit."

Ia memuji peran Turki, Mesir, dan Qatar dalam proses mediasi, serta dukungan Uni Emirat Arab dan negara-negara kawasan lainnya.

Menurutnya, warga Gaza masih hidup dalam kondisi "mengerikan" dan tidak seharusnya kembali menghadapi musim dingin dalam keadaan tersebut.

Mladenov menyebut terdapat tiga kemungkinan jalan ke depan: mempertahankan kondisi saat ini, memperluas operasi militer Israel dan kembali menduduki Gaza, atau menjalankan peta jalan BoP.

Ia menyebut opsi terakhir sebagai pilihan yang "masuk akal" dengan syarat pelucutan senjata melalui kesepakatan, penarikan Israel, dan rekonstruksi dengan dukungan internasional serta regional.

Mladenov memperingatkan kegagalan menjalankan roadmap tersebut dapat membuat solusi dua negara "secara praktis mustahil" diwujudkan.

BoP dibentuk pada Januari sebagai bagian dari rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk Gaza. Lembaga tersebut bertugas mengawasi masa transisi Gaza, termasuk pemerintahan, keamanan, dan rekonstruksi.

Pada 31 Juli, Board of Peace menerbitkan peta jalan untuk tahap berikutnya yang mencakup pelucutan senjata kelompok Hamas, penarikan pasukan Israel secara bertahap, pengalihan administrasi kepada badan teknokratis Palestina, pengerahan pasukan stabilisasi internasional, dan rekonstruksi Gaza.

Baca juga: Jared Kushner Sebut Israel Bersikap Irasional soal Isu Gaza

(Willy Haryono)