Petugas kepolisian melakukan pemeriksaan di lokasi setelah menerima laporan seorang warga meninggal dunia akibat tersambar api saat membakar daun kering di Desa Mulyosari, Kecamatan Pagerwojo, Tulungagung. (ANTARA/HO - Polsek Pagerwojo)
Nenek di Tulungagung Tewas Terbakar saat Membakar Daun Jati Kering
Silvana Febiari • 7 October 2026 06:31
Tulungagung: Polisi menangani kasus seorang nenek berinisial K (74) yang meninggal dunia setelah terbakar saat membakar daun jati kering di ladangnya. Peristiwa tersebut terjadi di Desa Mulyosari, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
Kapolsek Pagerwojo AKP Guruh Yudhi Setiawan mengatakan petugas mendatangi lokasi setelah menerima laporan warga dan melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab kematian korban.
“Di TKP kami menemukan korek api gas warna kuning dan sabit yang sebagian gagangnya sudah terbakar,” kata Guruh, dilansir dari Antara, Rabu, 7 Oktober 2026.
Baca Juga :
Petugas Polsek Pagerwojo bersama Tim Inafis Polres Tulungagung dan tenaga medis Puskesmas Pagerwojo kemudian melakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban.
Dari hasil pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Jenazah mengalami luka bakar lebih dari 80 persen.
Guruh mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi korban. Pemeriksaan juga bertujuan mengetahui kronologi kejadian berdasarkan keterangan saksi dan temuan di lokasi.
.jpg)
Ilustrasi kebakaran. Foto: Dok. Metrotvnews.com.
Sebelumnya, seorang saksi melihat korban membakar daun kering di ladangnya sekitar pukul 07.00 WIB. Saksi mendengar suara samar meminta pertolongan dari arah ladang sekitar pukul 07.45 WIB.
“Saat itu saksi mencoba mencari ke arah sumber suara dan mendapati korban dalam posisi terlentang di tanah,” ujarnya.
Warga kemudian memberikan pertolongan dan melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Pagerwojo. Petugas yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, polisi tidak menemukan indikasi penganiayaan terhadap korban. Pihak keluarga juga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.
“Pihak keluarga hanya berkenan untuk dilakukan visum luar saja dan sudah menerima kejadian ini sebagai musibah,” ungkap Guruh.
Setelah penanganan selesai, jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat membakar daun atau material kering di lahan. Tujuannya untuk mencegah kejadian serupa, terutama saat kondisi lingkungan mudah terbakar.