Kabid Humas Polda Riau Kombes Zahwani Pandra Arsyad saat mendatangi rumah korban. Dokumentasi/ Polda Riau
Pembunuhan Berencana Ibu Rumah Tangga di Pekanbaru Diotaki Menantu Korban
Whisnu Mardiansyah • 3 May 2026 15:57
Pekanbaru: Polresta Pekanbaru mengungkap kasus pembunuhan berencana terhadap seorang ibu rumah tangga di Kota Pekanbaru, Riau. Sebanyak empat orang ditetapkan sebagai tersangka, dengan seorang menantu korban berperan sebagai otak kejahatan.
"Pembunuhan ini direncanakan. Untuk pelakunya berjumlah empat orang dengan inisial AF sebagai otak. Yang bersangkutan masih memiliki hubungan keluarga dekat dengan korban yang meninggal dunia, yakni sebagai menantu," ujar Kapolresta Pekanbaru Kombes Muharman Kapolresta Pekanbaru, Kombes Muharman, dalam konferensi pers yang digelar di Mapolresta Pekanbaru, Minggu, 3 Mei 2026.
Ia menambahkan, eksekutor yang melakukan pemukulan menggunakan balok kayu adalah pelaku berinisial SL. SL dibantu oleh dua orang rekannya, yakni E alias I dan L. Para pelaku terdiri dari dua orang perempuan dan dua orang laki-laki.
"Kejadian pada tanggal 29. Pada tanggal 30 malam, Alhamdulillah dua pelaku utama, AF dan SL, berhasil diamankan di Aceh Tengah. Selanjutnya, keesokan harinya pada tanggal 1 pagi, setelah pengembangan, dua orang sisanya atas nama E alias I dan L berhasil diamankan di Binjai," jelasnya.
Para pelaku dijerat dengan pasal pembunuhan berencana serta pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. "Kami terapkan Pasal 459 dan atau Pasal 458 Ayat 3, serta atau Pasal 479 dengan ancaman hukuman maksimal, yaitu hukuman mati atau penjara seumur hidup," tegas Kombes Muharman.
Rekaman CCTV Perlihatkan Detik-detik Pembunuhan
Sebelumnya, aksi pembunuhan brutal tersebut terekam kamera pengawas atau CCTV dalam sebuah rumah di Kota Pekanbaru pada Rabu, 29 April 2026. Rekaman yang beredar luas di media sosial memperlihatkan dua orang wanita memasuki sebuah rumah yang berada di Jalan Kurnia 2, Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru.
Penghuni rumah yang diketahui bernama Dumaris Denny Waty Sitio kemudian membuka pintu dan bersalaman dengan kedua tamunya. Korban ditemukan tewas di kediamannya usai kejadian.
Setelah korban meninggal, para pelaku diduga mengambil sejumlah barang berharga dari rumah tersebut, antara lain cincin emas, uang tunai sekitar 400 dolar Singapura, serta beberapa perangkat elektronik. Proses penyidikan dan pengejaran terhadap pelaku masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian.
.jpeg)
Terduga pelaku pembunuhan terekam CCTV. Foto: Istimewa.