Wali Kota Magelang Damar Prasetyono saat meninjau tempat penitipan anak di Magelang, Selasa, 12 Mei 2026. ANTARA/HO - Bagian Prokompim Kota Magelang
Tiga Tempat Penitipan Anak di Magelang Ini Dinilai Sesuai Standar
Silvana Febiari • 12 May 2026 17:10
Magelang: Wali Kota Magelang Damar Prasetyono sidak ke sejumlah Tempat Penitipan Anak (TPA). Dia menilai fasilitas TPA Rumah TEA di Karet, TPA Yayasan Ibu di Jalan Pahlawan, dan TPA D'Lola di Potrobangsan, telah memenuhi standar operasional yang baik. Damar Prasetyono mengatakan pihak pengelola tidak lengah dalam hal pengawasan fisik maupun keamanan aktivitas anak.
"Secara keseluruhan sudah bagus dan sesuai standar. Saya harap untuk fasilitas dan keamanan anak ini lebih dipantau lagi agar benar-benar terjaga," katanya usai melakukan sidak ke sejumlah TPA di wilayah Kota Magelang, dilansir dari Antara, Selasa, 12 Mei 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Damar memeriksa kelayakan fasilitas, legalitas operasional, hingga pola pengawasan terhadap anak didik. Pihaknya memastikan ketiga TPA yang dikunjungi telah memiliki izin resmi, mulai dari sertifikasi tenaga pendidik hingga kelayakan gedung.
Ia menyampaikan pemerintah wajib hadir untuk menjamin kualitas layanan pendidikan. Hal itu tetap berlaku meskipun lembaga pendidikan tersebut dikelola oleh pihak swasta.
?"Pemerintah harus hadir di mana pun untuk memastikan pelayanan, khususnya di sektor pendidikan anak usia dini, sesuai dengan standarisasi, kebutuhan anak, dan kurikulum yang berlaku," ucapnya.

Ilustrasi TPA. (Dok. TPA Mekar Asih via paudpedia.kemendikdasmen.go.id)
?Meskipun pendidikan anak pra-sekolah merupakan tanggung jawab utama orang tua, lanjutnya, keberadaan TPA swasta sangat membantu warga, terutama bagi orang tua yang bekerja. Namun, dia mengingatkan seluruh operasional tetap harus tunduk pada regulasi yang ada.
?Sebagai langkah preventif, Pemerintah Kota (pemkot) Magelang melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMP4KB) akan melakukan monitoring rutin.
Tim teknis dijadwalkan turun ke lapangan setidaknya dua kali dalam sebulan untuk memantau perkembangan di setiap lembaga. Termasuk, mengawasi aspek konsumsi dan asupan makanan anak.
?Selain fasilitas, aspek konsumsi dan asupan makanan anak juga menjadi sorotan dalam sidak ini.