Duta Besar UEA untuk Indonesia, Abdulla Salem AlDhaheri, saat memberikan keterangan kepada awak media di Jakarta, Rabu, 8 April 2026. (Metrotvnews / Dimas Chairullah)
Bantah Klaim Iran, Dubes UEA Sebut Ribuan Rudal Justru Hantam Fasilitas Sipil
Dimas Chairullah • 8 April 2026 21:28
Jakarta: Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia, Abdulla Salem AlDhaheri, membantah klaim Iran yang menyebut serangan mereka hanya menargetkan fasilitas militer yang berafiliasi dengan Amerika Serikat atau Israel.
Ia menyatakan fakta di lapangan menunjukkan sebaliknya, di mana sisa-sisa intersepsi dari ribuan rudal justru berdampak pada infrastruktur sipil di kawasan.
"Hingga 7 April, sistem pertahanan udara UEA telah mendeteksi dan mencegat hampir 2.800 rudal," ujar AlDhaheri di Jakarta, Rabu, 8 April 2026.
Menurutnya, serangan tersebut turut berdampak pada bandara, pelabuhan, fasilitas energi, hingga kawasan permukiman warga. AlDhaheri menilai kondisi ini menunjukkan adanya pergeseran target serangan yang tidak lagi terbatas pada sasaran militer.
Menanggapi simpati sebagian masyarakat terhadap Iran, yang kerap dikaitkan dengan isu Gaza, AlDhaheri menekankan pentingnya solidaritas antarnegara Muslim di kawasan.
"Kami adalah tetangga dan sesama Muslim. Mengapa kami yang diserang? Selama 40 hari terakhir kami tidak melakukan serangan balasan," ujarnya.
Ia menambahkan, negara-negara Arab memilih menahan diri untuk mencegah eskalasi konflik yang lebih luas.
AlDhaheri juga mengajak publik melihat situasi secara lebih utuh dan tidak semata dari perspektif agama.
"Jika ada simpati terhadap serangan ke Israel, kami juga berharap ada simpati kepada negara-negara Muslim yang terdampak," pungkasnya.
Baca juga: Dubes UEA Tegaskan Konflik Iran di Timur Tengah Bukan Perang Agama