Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI di Gedung Nusantara. Foto: TV Parlemen/BPMI Setpres
Prabowo Minta Oknum Aparat Nakal Berhenti Berulah, Rakyat Terus Memantau
Gabriella Thesa Widiari • 20 May 2026 12:32
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto kembali menyinggung adanya keterlibatan oknum TNI maupun Polri di balik para koruptor. Menurutnya, banyak koruptor dan pengusaha nakal yang dibekingi oleh oknum TNI-Polri.
"Biasanya, mereka-mereka itu ada bekingnya. Bekingnya biasanya seragamnya itu kalau enggak hijau, ya coklat. Betul ya?" kata Prabowo dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 dalam Rangka Penyampaian KEM-PPKF RAPBN Tahun Anggaran 2027 di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD-RI, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026.
Dia pun menegaskan bahwa TNI-Polri jangan sampai mencemarkan nama baik institusi. Sebab, TNI maupun Polri seharusnya bekerja untuk rakyat.
"Saya enggak ragu-ragu, jangan mencemarkan TNI dan Polri. TNI dan Polri adalah tantara dan polisi milik rakyat, harus berjuang untuk rakyat," tegasnya.
Prabowo lantas meminta para oknum TNI-Polri yang nakal untuk menghentikan perbuatannya. Sebab, kerja-kerja aparat saat ini sangat mudah dipantau oleh masyarakat.
Mantan Menteri Pertahanan (Menhan) itu kemudian meminta masyarakat tak ragu memviralkan apabila menemukan adanya oknum TNI-Polri nakal. Dia miminta, masyarakat merekam dan melaporkan langsung kepadanya.
"Rakyat kita sudah tidak bodoh, sudah punya gadget semua. Kalau ada kelakuan aparat yang enggak beres, saya minta rakyat langsung video, jangan dilawan, video aja, lapor langsung ke saya," kata Prabowo.