Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko. Foto: Metrotvnews.com.id/Siti Yona.
Jelang Mudik, Polri Sosialisasikan Layanan Titip Kendaraan di Polsek dan Pengamanan Rumah
Khoerun Nadif Rahmat • 11 March 2026 03:44
Jakarta: Polri menyosialisasikan layanan titip kendaraan di polsek menjelang mudik Lebaran Idulfitri 2026. Layanan itu diminta dimanfaatkan.
"Ada juga penitipan barang-barang kendaraan ke Polsek atau ke kantor-kantor polisi. Silakan ini diberdayakan," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko dikutip dari Media Indonesia, Rabu, 11 Maret 2026.
Jenderal bintang satu Korps Bhayangkara itu juga mengimbau warga memanfaatkan fasilitas pengamanan rumah saat ditinggal mudik dari kepolisian. Hal itu bisa disampaikan kepada pengurus RT RW setempat.
"Disampaikan RT, RW yang tinggal dan khususnya kepada Polri ada Bhabinkamtibmas," ungkap Trunoyudo.
"Keselamatan paling utama dalam mudik adalah sampai dengan tujuan, bukan kecepatan," tegasnya.
Pesan tersebut disampaikan Trunoyudo di sela aksi sosial Polri bersama Jurnalis Trunojoyo dengan membagikan 1.500 paket makanan dan takjil di kawasan Jakarta Selatan, Selasa, 10 Maret 2026. Kegiatan tahunan yang diinisiasi para jurnalis dengan dukungan Polri ini menyasar para pekerja jalanan dan pengendara yang masih beraktivitas menjelang waktu berbuka puasa.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko membagikan takjil kepada seorang pengemudi ojol yang melintas di depan Gedung Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 10 Maret 2026. Foto: ANTARA/Nadia Putri Rahmani.
Lulusan Akpol 1995 itu menjelaskan bahwa setiap tahunnya kegiatan ini rutin menyasar masyarakat yang masih bekerja di penghujung hari. "Setiap tahunnya kita membagikan beberapa makanan berupa takjil dan makanan kepada masyarakat mendekati buka puasa masih di tengah-tengah pekerjaannya," tutur Trunoyudo.
Pembagian makanan tersebut menyasar pengemudi ojek daring serta pengemudi kendaraan umum lainnya yang melintas di sekitar Mabes Polri. Hal ini ditegaskan sebagai bentuk perhatian bersama terhadap para pekerja yang tetap berdedikasi saat waktu berbuka tiba.
"Seperti beberapa pengemudi ojol, ya, tentu beberapa pengemudi kendaraan umum lainnya. Ini menjadi perhatian dan empati kita bersama," ujar Trunoyudo.