Basarnas Cari 7 Pendaki Terjebak di Gunung Nokilalaki Sigi

Basarnas melakukan persiapan personel sebelum berangkat melakukan oprasi SAR tujuh pendaki terjebak di Gunung Nokilalaki Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Minggu (13/9/2026). ANTARA/HO-Humas Kantor SAR Palu

Basarnas Cari 7 Pendaki Terjebak di Gunung Nokilalaki Sigi

Lukman Diah Sari • 13 September 2026 11:23

Palu: Basarnas mengerahkan tim SAR gabungan untuk melakukan pencarian tujuh pendaki yang terjebak di Pos 3 Gunung Nokilalaki di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng). Para pendaki itu dilaporkan telah kehabisan logistik.

"Laporan kami terima dari rekan mereka, para pendaki kehabisan logistik di Pos 3 sehingga membutuhkan bantuan," kata Kepala Kantor SAR Palu Muh Rizal di Palu, Minggu, 13 September 2026, melansir Antara.

Ia menuturkan sekitar 11 orang pada Sabtu, 12 September 2026, melakukan kegiatan pendakian ke Gunung Nokilalaki sekitar Pukul 07.00 Wita, rencananya mereka melanjutkan pendakian menuju puncak. Namun para pendaki kehabisan persediaan logistik makanan, sehingga belum dapat turun dari gunung dan hingga kini tujuh orang lainnya masih terjebak di gunung tersebut.

"Empat orang memaksakan diri turun dari gunung, berupaya untuk mencari bantuan dan melaporkan kejadian itu kepada Basarnas pada Minggu, 13 September sekitar Pukul 06.15 Wita," ujarnya.

Basarnas melakukan persiapan personel sebelum berangkat melakukan oprasi SAR tujuh pendaki terjebak di Gunung Nokilalaki Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Minggu (13/9/2026). ANTARA/HO-Humas Kantor SAR Palu

Ia mengemukakan tim SAR dikerahkan sekitar pukul 06.32 Wita menggunakan kendaraan angkut personel milik Basarnas menuju kaki Gunung Nokilalaki. Adapun tujuh pendaki yang sedang dalam pencarian atas nama Rani (18), Fahri, Farel, Ramadhan, Sigit, Deikal, dan Iman.

Basarnas juga membawa sejumlah peralatan untuk menunjang operasi pencarian yakni mobil angkut personel, peralatan mendaki gunung, alat navigasi, alat komunikasi, peralatan medis, dan peralatan evakuasi.

"Tim SAR gabungan yakni personel Basarnas, keluarga korban dan masyarakat. Harapan kami tujuh orang itu dapat segera ditemukan," ucap Rizal.

(Lukman Diah Sari)