Pemimpin Oposisi Taiwan Kunjungi Tiongkok dalam 'Misi Perdamaian'

Pemimpin oposisi Taiwan Cheng Li-wun. (VCG)

Pemimpin Oposisi Taiwan Kunjungi Tiongkok dalam 'Misi Perdamaian'

Willy Haryono • 7 April 2026 14:28

Taipei: Pemimpin oposisi Taiwan Cheng Li-wun bertolak ke Tiongkok atas undangan Presiden Xi Jinping pada Selasa, 7 April 2026. Kunjungan ini disebut sebagai upaya mendorong perdamaian di tengah ketegangan lintas selat.

Kunjungan tersebut menjadi yang pertama dalam satu dekade oleh pemimpin oposisi Taiwan. Agenda ini juga berlangsung menjelang rencana pertemuan antara Xi dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Mei mendatang.

Sebelum keberangkatan, Cheng menegaskan pentingnya mencegah konflik dan membuka ruang dialog. “Tujuan kunjungan ini adalah menunjukkan bahwa tidak hanya Taiwan yang menginginkan perdamaian,” ujarnya, dikutip dari media The Asahi Shimbun, Selasa, 7 April 2026.

Tiongkok mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya dan tidak menutup kemungkinan penggunaan kekuatan militer. Beijing juga menekankan pentingnya dialog untuk menyelesaikan perbedaan dengan Taiwan.

Kunjungan Cheng menuai respons beragam di dalam negeri, dengan pendukung dan penentang hadir di bandara Taipei. Situasi ini mencerminkan perbedaan pandangan politik terkait hubungan dengan Tiongkok.

Ketegangan meningkat setelah Amerika Serikat menyetujui penjualan senjata senilai lebih dari 10 miliar dolar AS ke Taiwan. Langkah ini memicu kemarahan Beijing dan diperkirakan akan dibahas dalam pertemuan Xi dan Trump.

Tiongkok juga meningkatkan aktivitas militer di sekitar Taiwan dengan mengirim pesawat dan kapal perang secara rutin. Sementara itu, Departemen Luar Negeri AS meminta Beijing menghentikan tekanan militer yang dinilai memperkeruh situasi.

Di sisi lain, parlemen Taiwan yang dikuasai oposisi masih menunda pengesahan anggaran pertahanan khusus. Kondisi ini terjadi saat hubungan lintas selat berada dalam tekanan tinggi. (Keysa Qanita)

Baca juga:  Pemimpin Oposisi Taiwan Terima Undangan Xi Jinping untuk Kunjungi Tiongkok

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)