OJK: Warga Jabar Paling Banyak Utang ke Pinjol

Ilustrasi pinjaman online. Foto: Medcom.id

OJK: Warga Jabar Paling Banyak Utang ke Pinjol

Husen Miftahudin • 28 June 2023 13:10

Jakarta: Masyarakat Jawa Barat (Jabar) tercatat paling banyak memiliki utang yang belum dibayar (outstanding) di pinjaman online (pinjol). Per April 2023, total utang masyarakat Jabar di pinjol mencapai Rp13,57 triliun.

Dikutip dari informasi yang terpampang pada laman Otoritas Jasa Keuangan (OJK), utang masyarakat Jabar terhadap pinjol tersebut mengalami kenaikan dari bulan sebelumnya yang mencapai Rp13,56 triliun.

Adapun, utang tersebut berasal dari 4,68 juta akun pengguna pinjol di Jabar per April 2023. Angka tersebut sebenarnya turun dari bulan sebelumnya yang justru mencapai sebanyak 4,81 juta akun pengguna.

Sementara, tingkat wanprestasi (TWP) 90 di Jabar pada April 2023 sebesar 3,60 persen, stagnan dibandingkan Maret 2023. Angka ini juga menjadi yang terbesar secara nasional.

TWP90 adalah ukuran tingkat wanprestasi atau kelalaian penyelesaian kewajiban yang tertera dalam perjanjian pendanaan di atas 90 hari sejak tanggal jatuh tempo

Papua Barat paling sedikit pinjam ke pinjol

Adapun, masyarakat Papua Barat menjadi wilayah dengan jumlah utang yang belum dibayar paling sedikit. Total utangnya hanya sebesar Rp41,65 miliar per April, naik dari Rp41,17 miliar pada Maret 2023.

Utang itu berasal dari 24.279 akun pengguna pinjol di Papua Barat per April 2023. Angka tersebut turun dari bulan sebelumnya sebanyak 24.334 akun pengguna.

Sementara, tingkat wanprestasi (TWP) 90 di Papua Barat pada April 2023 sebesar 0,98 persen, turun dibandingkan 1,65 persen pada Maret 2023.

Secara keseluruhan total utang pinjol masyarakat yang belum dibayar mencapai Rp50,53 triliun dari 17,31 juta akun pengguna.

Akumulasi dana yang diberikan oleh pemberi pinjaman hingga April 2023 mencapai Rp600,30 triliun. Sedangkan akumulasi penyaluran pinjaman kepada penerima pinjaman mencapai Rp601,41 triliun.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)