Presiden Sebut Satgas PKH Hadapi Tantangan Tak Ringan Menyelamatkan Uang Negara

Presiden Prabowo Subianto. Dok. Tangkapan Layar

Presiden Sebut Satgas PKH Hadapi Tantangan Tak Ringan Menyelamatkan Uang Negara

Achmad Zulfikar Fazli • 6 October 2026 17:18

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi kinerja Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) yang telah menyerahkan kurang lebih Rp52 triliun dari hasil sejumlah tindak pidana di sektor perkebunan dan pertambangan. Prabowo menyebut Satgas PKH memiliki tantangan yang tidak mudah dalam menegakkan hukum.

”Tiap kali ada pemerintah Indonesia mau menertibkan diri, tiap kali ada unsur-unsur pimpinan bangsa Indonesia yang ingin melawan korupsi, tiap kali ada unsur-unsur kepemimpinan di bangsa ini yang ingin melawan penyelundupan, melawan penipuan, melawan perampokan kekayaan negara, tiap kali kita menghadapi perlawanan yang tidak ringan,” kata Prabowo dalam pidatonya dalam acara penyerahan uang Rp13 triliun dari Satgas PKH kepada negara di Gedung Kejagung, Jakarta, Selasa, 6 Oktober 2026.

Prabowo mengatakan perlawanan yang dihadapi Satgas PKH maupun negara berasal dari pihak-pihak yang menikmati hasil korupsi dan perampokan kekayaan negara. Dia mengakui pihak tersebut cukup kuat, namun pemerintah tak gentar untuk menghadapinya.

”Kita juga mengerti sepanjang sejarah tidak hanya bangsa kita, sepanjang sejarah manusia akan selalu ada pertentangan. Mereka yang berada di jalan yang benar, mereka yang ingin membela kebenaran, keadilan, kejujuran, tantangan ini selalu ada, kita paham itu. Pilihannya adalah dari diri kita apa kita berani memilih jalan kebenaran atau kita menyerah pada kekuatan yang serakah,” ujar Prabowo.

Prabowo memahami pelaku kejahatan telah melakukan berbagai cara untuk melawan penertiban yang dilakukan pemerintah. Salah satunya dengan mengancam dan menggertak keluarga Satgas PKH.

"Saya paham dan saya mengerti, saya mengikuti. Saya bukan orang yang pintar, tapi saya bukan orang bodoh. Saya punya telinga di mana-mana, saya tahu saudara-saudara ada yang diancam, ada yang digertak, tidak hanya saudara, keluarga saudara juga diancam, saya paham," ujar Prabowo.

Presiden Prabowo Subianto menghadiri penyerahan uang Rp13,2 triliun dari Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) Kejaksaan Agung (Kejagung) kepada negara. Dok. Tangkapan Layar

 

Baca Juga :

Kejaksaan Agung Serahkan Hasil Penindakan Satgas PKH Senilai Rp13,2 Triliun

 

Dia berterima kasih kepada seluruh Satgas PKH yang tak gentar terhadap ancaman tersebut. Namun, dia mempersilakan anggota Satgas PKH maupun jajarannya di Kabinet Merah Putih untuk mundur dan menyaksikan proses penegakan hukum yang dilakukan pemerintah jika tak mampu menghadapi perlawanan para perampok kekayaan negara.

“Silakan saudara nonton atau saudara pun mau bergabung dengan kelompok yang menjarah kekayaan kita, kalau saudara mau lebih setia kepada kekuatan itu, silakan. Saya terima kasih yang masih mau berjuang bersama saya, berjuang untuk rakyat kita, berjuang untuk mereka yang tidak bisa bicara, mereka yang tidak punya apa-apa, berjuang mereka yang tidak punya rumah, berjuang untuk mereka yang tidak mengerti mereka makan pagi dari mana, makan sore darti mana. Percayalah kita berada di jalan yang benar,” tegas Prabowo.

(Achmad Zulfikar Fazli)