Israel Serang Khan Younis hingga Kota Gaza, Satu Orang Tewas 15 Terluka

Warga Palestina berada di lokasi serangan Israel di Gaza. (Anadolu Agency)

Israel Serang Khan Younis hingga Kota Gaza, Satu Orang Tewas 15 Terluka

Willy Haryono • 4 October 2026 17:40

Gaza: Serangan terbaru Israel di Jalur Gaza menewaskan seorang warga Palestina dan melukai 15 lainnya pada Minggu, 4 Oktober 2026, menurut laporan sumber medis kepada kantor berita Anadolu.

Gempuran tersebut terjadi meski kesepakatan gencatan senjata telah berlaku di Jalur Gaza sejak 10 Oktober 2025.

Menurut keterangan sumber medis, seorang warga Palestina tewas dan 10 lainnya terluka dalam serangan udara Israel yang menargetkan sebuah kendaraan di Al-Hawouz, Gaza tengah, sebelah selatan Deir al-Balah.

Lima warga lainnya terluka, termasuk satu orang dalam kondisi kritis, setelah tembakan Israel menargetkan seorang individu yang melintas di dekat kantor pusat Serikat Insinyur di barat laut Kota Gaza, tambah sumber tersebut.

Sebelumnya pada Minggu, artileri Israel menembaki wilayah timur kamp pengungsi Al-Maghazi dan bagian selatan Khan Younis, menurut kesaksian warga.

Saksi juga mengatakan kendaraan militer Israel melepaskan tembakan ke arah wilayah selatan dan timur Khan Younis serta bagian utara Beit Lahia. Kapal-kapal angkatan laut Israel juga dilaporkan menembaki garis pantai Rafah dan Kota Gaza.

Selain itu, tentara Israel melakukan penghancuran besar-besaran terhadap bangunan dan fasilitas di bagian timur Kota Gaza, menurut sumber setempat.

Hingga Sabtu, pelanggaran Israel terhadap kesepakatan gencatan senjata tahun lalu telah menewaskan sedikitnya 1.445 warga Palestina dan melukai 5.072 lainnya, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.

Sejak Oktober 2023, perang Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 74.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 175.000 lainnya, menurut data Palestina. Sekitar 90 persen infrastruktur di wilayah tersebut juga disebut telah hancur.

Baca juga: Tokoh Hamas Ali al-Amoudi Diduga Selamat dari Serangan Israel di Gaza

(Willy Haryono)