Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar. Foto: Dok. Kemenko PM.
3 Strategi Utama Pemerintah Entaskan Kemiskinan
Metro TV • 14 October 2026 12:51
Jakarta: Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) terus berupaya mengentaskan kemiskinan lewat program yang mendorong kemandirian masyarakat. Pemerintah punya tiga strategi utama untuk mencapai target tersebut.
“Strategi yang pertama, mengurangi pengeluaran masyarakat dengan jaminan sosial, dengan jaminan kesehatan, jaminan ketenagakerjaan, fasilitas pendidikan yang murah,” kata Menko PM, Muhaimin Iskandar dalam Dialog Nasional Pemberdayaan, Langkah Transformasi Pemberdayaan Masyarakat Menuju Indonesia Emas 2045, Jakarta, Rabu, 14 Oktober 2026.
“Dan berbagai infrastruktur pembangunan yang disiapkan oleh pemerintah, transportasi yang murah, biaya pendidikan murah hingga gratis, itu mengurangi beban kaum miskin,” ujar Cak Imin sapaan akrab Muhaimin Iskandar.
Langkah kedua berfokus pada program-program pemberdayaan yang produktif. Melalui intervensi ini, masyarakat didorong agar memiliki keterampilan dan kapasitas mandiri guna meningkatkan taraf hidup serta menambah penghasilan keluarga.
“Maka yang kedua, strategi pembangunan adalah melaksanakan program-program pemberdayaan sehingga masyarakat memberikan memiliki kemampuan menambah penghasilan,” kata Cak Imin.

Pembukaan Dialog Nasional Pemberdayaan, Langkah Transformasi Pemberdayaan Masyarakat Menuju Indonesia Emas 2045, Jakarta, Rabu, 14 Oktober 2026. Foto: Dok. Kemenko PM.
Sementara itu, strategi ketiga diarahkan secara spesifik untuk menyisir, mengurangi, hingga menghapus tuntas kantong-kantong kemiskinan yang masih tersisa di berbagai daerah. Hal ini sesuai Inpres Nomor 8 Tahun 2025. Cak Imin menyebut jutaan penduduk yang masih berada di garis kemiskinan akan dilibatkan dalam proses pembangunan nasional.
“Melalui tiga strategi itulah tanggungan kita dengan jumlah 22,9 juta jiwa yang berada di garis kemiskinan atau 8,07% populasi adalah bagian integral dari pembangunan kita, bagian integral dari strategi pemberdayaan kita,” ungkap Cak Imin.
Dengan target terukur menuju 2029, jutaan jiwa ditargetkan bertransformasi menjadi masyarakat mandiri yang produktif. Mereka diharapkan tidak lagi menerima bantuan sosial, melainkan berpartisipasi sebagai penggerak aktif kemajuan ekonomi nasional.
(Metrotvnews.com/Afifah Alfina)