Ilustrasi penumpang kereta api. Foto: Dok. PT KAI.
KAI: 3.634 Barang Penumpang Senilai Rp4,46 miliar Tertinggal Sejak Januari 2026
Fachri Audhia Hafiez • 14 October 2026 17:18
Jakarta: PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 1 Jakarta mencatat 3.634 barang milik penumpang tertinggal dalam periode Januari-September 2026. Nilai seluruh barang temuan tersebut diperkirakan mencapai Rp4,46 miliar.
"Sebanyak 2.089 barang di antaranya telah kembali kepada pemiliknya," ujar Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, dalam keterangan tertulis, Rabu, 14 Oktober 2026.
Baca Juga :
Barang temuan itu terdiri atas 1.144 barang berharga, 2.232 barang kategori biasa, serta 258 makanan. Mayoritas barang telah ditangani dengan baik oleh petugas.
Sebanyak 3.491 barang atau 96,06 persen dari total barang temuan telah selesai diproses. Jumlah tersebut mencakup 2.089 barang yang dikembalikan kepada pemilik, 75 barang kategori makanan yang dimusnahkan karena tidak layak simpan, serta 1.327 barang yang diserahkan kepada lembaga sosial atau pihak kepolisian.
Sebanyak 143 barang atau 3,94 persen sisanya saat ini masih dalam penanganan petugas. Franoto berpesan kepada seluruh pengguna jasa layanan kereta api agar senantiasa teliti dan waspada terhadap barang bawaan masing-masing.

Pengembalian barang penumpang kereta api yang tertinggal. Foto: Dok. PT KAI.
“Apabila menyadari ada barang tertinggal, pelanggan kami imbau segera melapor dengan menyampaikan informasi perjalanan, lokasi terakhir barang terlihat, dan ciri-ciri barang agar petugas dapat melakukan penelusuran,” ujar Franoto.
Pihak PT KAI berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang optimal. Termasuk membantu para penumpang yang mengalami kendala kehilangan barang melalui fasilitas khusus yang telah disediakan di stasiun maupun jalur layanan pelanggan.
"Kami berupaya membantu pelanggan melalui layanan Lost and Found. Menjaga barang tetap dalam pengawasan dan melakukan pemeriksaan sebelum meninggalkan kereta maupun stasiun menjadi langkah utama untuk mencegah barang tertinggal," kata Franoto.
(Metrotvnews.com/Afifah Alfina)