Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Foto: Anadolu
Gencatan Senjata Diumumkan Trump, Zelensky Sebut Rusia Masih Bom Ukraina
Fajar Nugraha • 12 October 2026 05:58
Kyiv: Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa Rusia terus mengebom fasilitas energi di Ukraina.
Dilansir dari Voice of Emirates, Senin 12 Oktober 2026 Serangan ini menurutnya dilakukan menyusul pengumuman Presiden AS Donald Trump mengenai penghentian segera serangan timbal balik terhadap infrastruktur energi antara Moskow dan Kyiv.
Zelensky menegaskan kesiapan negaranya untuk berkomitmen pada gencatan senjata timbal balik jika Moskow menyetujuinya.
Serangan Rusia terus berlanjut
Laporan menunjukkan bahwa serangan Rusia menyasar fasilitas energi di Ukraina setelah pengumuman Trump, sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai validitas kesepahaman yang diumumkan oleh presiden AS tersebut serta kemungkinan kedua belah pihak akan mematuhinya.Rincian lengkap mengenai gencatan senjata atau mekanisme verifikasi penghentian serangan masih belum jelas, sementara perang terus memberikan tekanan pada infrastruktur Ukraina.
Zelensky menuntut gencatan senjata timbal balik
Zelensky sebelumnya telah mengumumkan kesiapan Ukraina untuk menghentikan serangan terhadap kilang minyak Rusia, dengan syarat Moskow menghentikan serangan terhadap fasilitas energi Ukraina, serta menekankan perlunya jaminan nyata bagi setiap langkah yang bertujuan untuk de-eskalasi.Hal ini terjadi setelah Trump mengumumkan bahwa Rusia dan Ukraina telah sepakat untuk menghentikan serangan terhadap fasilitas energi, tanpa memberikan rincian mengenai mekanisme pelaksanaan kesepakatan tersebut ataupun durasinya.
Pernyataan AS tersebut menghadapi ujian nyata di lapangan di tengah laporan serangan yang terus berlanjut, sementara Kyiv bersikeras bahwa setiap upaya de-eskalasi harus bersifat timbal balik dan tidak terbatas pada satu pihak saja.
Peluang terwujudnya gencatan senjata tetap bergantung pada sejauh mana komitmen Moskow dan Kyiv terhadap kesepakatan tersebut, serta tercapainya mekanisme yang jelas untuk memantau pelaksanaannya dan mencegah penargetan fasilitas energi pada tahap selanjutnya.