Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya tengah menyelidiki penyebab pasti kecelakaan lalu lintas tunggal sebuah mobil yang berujung pada rusaknya sejumlah fasilitas umum di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Foto: ANTARA/HO-Ditlantas Polda
Kecelakaan Tunggal Tabrak Fasilitas Umum di Gatot Subroto Diselidiki
Fachri Audhia Hafiez • 27 September 2026 19:15
Jakarta: Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya tengah menyelidiki penyebab kecelakaan tunggal satu unit mobil yang menghantam sejumlah fasilitas umum di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Minggu pagi, 27 September 2026. Kecelakaan diduga akibat pengemudi kurang berhati-hati saat berkendara.
"Dugaan sementara karena pengemudi kurang hati-hati saat berkendara sehingga mobil oleng ke kiri. Namun, untuk penyebab pasti dari kecelakaan ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh tim di lapangan," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP M. Adiel Aristo dalam keterangannya di Jakarta, dilansir Antara, Minggu, 27 September 2026.
Baca Juga :
Adiel menjelaskan, insiden hilangnya kendali tersebut terjadi sekitar pukul 06.50 WIB. Kendaraan bernomor polisi B-1650-BNU yang dikemudikan Suwandi, 36, melaju dari arah barat menuju timur di Jalan Gatot Subroto. Tepat di depan Hotel Mangkuluhur, kendaraan mendadak keluar lajur dan menghantam area trotoar.
Guna mendalami penyebab pasti hilangnya konsentrasi pengemudi, Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) telah menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan saksi di lokasi kejadian.
"Kami sudah mendatangi dan mengamankan TKP, serta meminta keterangan dari saksi mata bernama Zadda Arya, 22, yang berada di sekitar lokasi untuk mengetahui runutan peristiwa secara pasti," ujar Adiel.

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya tengah menyelidiki penyebab pasti kecelakaan lalu lintas tunggal sebuah mobil yang berujung pada rusaknya sejumlah fasilitas umum di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Foto: ANTARA/HO-Ditlantas Polda Metro Jaya.
Meski dugaan sementara mengarah pada faktor kelalaian manusia (human error), pihak kepolisian menegaskan masih mendalami seluruh potensi penyebab, mulai dari kondisi fisik pengemudi hingga kelaikan armada. Barang bukti kendaraan yang terlibat juga telah disita petugas.
"Saat ini, barang bukti berupa kendaraan yang terlibat telah diamankan," tutur Adiel.
Benturan keras membuat bagian depan mobil mengalami kerusakan parah hingga kantong udara (airbag) mengembang. Selain itu, kendaraan merusak tiang rambu lalu lintas, tiang penerangan jalan umum (PJU), dan pagar pembatas trotoar.
Polisi memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.