Sertijab Kepala BNPB Kristomei Digelar di Pusdiklat Sentul Siang ini

Rangkaian papan karangan bunga berisikan ucapan selamat atas serah terima jabatan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) antara pejabat lama Suharyanto dan pejabat baru Kristomei Sianturi di Kantor Pusat BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta, Jumat (1

Sertijab Kepala BNPB Kristomei Digelar di Pusdiklat Sentul Siang ini

Siti Yona Hukmana • 16 October 2026 14:41

Jakarta: Seremoni serah terima jabatan (sertijab) Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) antara pejabat lama Suharyanto dan pejabat baru Kristomei Sianturi dilakukan pada Jumat siang, 16 Oktober 2026. Namun, kegiatan dilakukan di Gedung Pusat Pendidikan dan Pelatihan Penanggulangan Bencana (Pusdiklat PB) BNPB di Sentul, Bogor, Jawa Barat.

"Di Sentul (Gedung Pusdiklat BNPB)," kata Kepala Bidang Komunikasi Kebencanaan BNPB Dodi Yuleova saat dikonfirmasi di Jakarta, dilansir Antara, Jumat, 16 Oktober 2026.

Dodi tidak memerinci alasan pemilihan lokasi di luar Kantor BNPB Pusat Jakarta. Namun, kegiatan dijadwalkan mulai bergulir siang ini.

Sementara itu, berdasarkan pantauan di Kantor BNPB Pusat, Jalan Pramuka, Jakarta suasana tampak lengang, dengan penjagaan oleh sejumlah aparat kepolisian. 

Papan karangan bunga ucapan selamat serah terima jabatan Kepala BNPB dari sejumlah organisasi kementerian-lembaga dan kalangan masyarakat tampak menghiasi sekeliling halaman gedung megah berlantai 12 itu.

Diketahui, Suharyanto menjabat sebagai Kepala BNPB pada 17 November 2021 menggantikan Letjen TNI Ganip Warsito. Selama memimpin lembaga tersebut, Suharyanto menekankan pentingnya respons cepat, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat terdampak, serta penguatan upaya mitigasi dan kesiapsiagaan bencana.

Kepala BNPB Kristomei Sianturi. Foto: Antara.

Kepemimpinannya berlangsung di tengah beragam tantangan kebencanaan, mulai dari gempa bumi, banjir, tanah longsor, erupsi gunung api, hingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla), bahkan termasuk penyelesaian konflik sosial antarsuku dan mitigasi kelaparan akibat anomali iklim bagi masyarakat pegunungan Indonesia yang semuanya membutuhkan koordinasi lintas instansi.

Kemudian, Presiden Prabowo Subianto melantik Letjen TNI Kristomei Sianturi sebagai penggantinya pada Kamis, 15 Oktober 2026. Dengan berakhirnya masa jabatan tersebut, Suharyanto menutup pengabdiannya sebagai Kepala BNPB.

Pengangkatan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 113/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana untuk menggantikan Suharyanto.

Prosesi pelantikan di Istana Negara itu berjalan khidmat dengan pengucapan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, serta dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, para menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, serta sejumlah pimpinan tinggi negara lainnya.

(Siti Yona Hukmana)