Polri-PBB Perkuat Kerja Sama, Dukung Misi Perdamaian Dunia

Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo (kanan) bersama United Nations Police Adviser Faisal Shahkar (kiri) melaksanakan pertemuan terkait kerja sama kedua lembaga dalam misi perdamaian dunia di Ruang Perjamuan Mabes Polri, Jakarta, Senin (20/4/2026). (ANTARA

Polri-PBB Perkuat Kerja Sama, Dukung Misi Perdamaian Dunia

Siti Yona Hukmana • 20 April 2026 14:51

Jakarta: Polri dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkuat kerja sama berkelanjutan. Hal ini guna mendukung misi perdamaian dunia dengan penekanan utama pada jaminan keamanan dan keselamatan personel yang bertugas di wilayah konflik.

Kerja sama itu dibahas dalam pertemuan dengan delegasi United Nations Police Division (Divisi Kepolisian PBB) yang dipimpin oleh United Nations Police Adviser Faisal Shahkar didampingi Hai Nguyen serta Mehmet Ata Yenigun, dengan Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo dan jajaran, yang berlangsung di Ruang Perjamuan Mabes Polri, Jakarta, Senin. Wakapolri menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang terus diberikan kepada Polri dalam mendukung berbagai misi internasional.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan sehingga Polri dapat terus berkontribusi aktif dalam misi perdamaian dunia, baik melalui pengiriman personel maupun peningkatan kapasitas sumber daya manusia,” kata Dedi dilansir Antara, Senin, 20 April 2026.

Sebagai bagian dari peningkatan kapasitas, Polri saat ini menyelenggarakan Annual FPU Commanders Workshop pada 20–24 April 2026 serta akan melaksanakan Annual Commanders Strategic Course pada Juli mendatang. Langkah itu sebagai upaya sistematis dalam meningkatkan profesionalisme dan kesiapan personel dalam misi internasional.

Dalam kontribusinya di lapangan, Polri saat ini menugaskan 140 personel Formed Police Unit (FPU) pada misi MINUSCA di Republik Afrika Tengah dan 51 personel Individual Police Officer (IPO) yang tersebar di lima misi. Rinciannya 14 personel di MINUSCA (Afrika Tengah), 19 personel di UNMISS (Sudan Selatan), 9 personel di MONUSCO (Republik Demokratik Kongo), 6 personel di UNFICYP (Siprus), dan 3 personel di UNISFA (Abyei).

Bendera PBB/Foto Pexels

Dedi menegaskan keselamatan dan keamanan personel merupakan prioritas utama. Polri, kata dia, akan memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan PBB guna memastikan efektivitas pelaksanaan tugas di lapangan.

“Keselamatan personel adalah prioritas utama. Kami berharap melalui kerja sama yang semakin erat dan berkelanjutan, tidak ada lagi korban jiwa di kalangan penjaga perdamaian dunia,” ungkap mantan Kadiv Humas Polri itu.

Sementara itu, United Nations Police Adviser Faisal Shahkar menyampaikan apresiasi atas kontribusi Polri. “Kami akan terus mengembangkan dan memperkuat kerja sama ini guna meningkatkan kontribusi bersama dalam misi perdamaian dunia,” kata Faisal.

Personel Polri dipandang menunjukkan profesionalisme, disiplin, serta kemampuan adaptasi yang baik dalam memenuhi standar operasional PBB. Hal itu terlihat dari pengamatan di berbagai misi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Siti Yona Hukmana)