Wakil Ketua komisi III DPR Ahmad Sahroni. Foto: Istimewa.
Sebut Konten Bigmo Kebablasan, Sahroni: Tindak Tegas Saja Sebelum Makin Merusak
Anggi Tondi Martaon • 11 August 2026 13:42
Jakarta: Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni menilai konten Youtuber Muhammad Jannah yang melibatkan anak-anak dalam promosi rokok elektrik (vape) kebalasan. Pria yang akrab disapa Bigmo tersebut harus menerima konsekuensi dari perbuatannya.
“Jadi memang kontennya yang jelas bermasalah dan yang bersangkutan harus menjalankan konsekuensi dari aksinya," kata Sahroni melalui keterangan tertulis, Selasa, 11 Agustus 2026.
Sahroni menyampaikan, konten Bigmo tersebut dinilai sangat membahayakan. Sebab, mayoritas penonton konten Bigmo merupakan kelompok di bawah umur.
Selain itu, Sahroni menyoroti pernyataan kuasa hukum Youtuber Muhammad Jannah (Bigmo) yang menyebut konten kliennya bentuk spontanitas. Sahroni menegaskan klaim tersebut tidak bisa menghentikan proses hukum yang tengah berjalan.
“Seperti yang kita ketahui, belakangan lawyer-nya Bigmo menyampaikan bahwa kontennya adalah ‘spontan’, lalu apa tang diharapkan dari bilang begini? Agar kasus hukumnya dimaafkan? Itu sama sekali tidak bisa," sebut Sahroni.
.jpg)
Ilustrasi rokok elektrik (vape). Foto: Dok. Medcom.id.
Sahroni menilai klaim spontanitas tersebut tak tepat. Sebab, Bigmo sudah berulang kali terseret masalah akibat konten yang dibuatnya.
"Jika kita lihat record-nya di internet, konten dari kreator satu ini banyak yang aneh-aneh, misalnya dia ada yang melibatkan anak kecil minum alkohol, ada juga yang bercandain gerakan sholat dan wudhu, jadi ini bukan spontan tapi memang cari sensasi,” ujar Sahroni.