2 Pekerja Proyek Tertimpa Beton Turap di Jaktim Berhasil Dievakuasi

Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur (Jaktim) mengevakuasi dua pekerja proyek normalisasi saluran air yang tertimpa material beton turap. Foto: ANTARA/Siti Nurhaliza.

2 Pekerja Proyek Tertimpa Beton Turap di Jaktim Berhasil Dievakuasi

Fachri Audhia Hafiez • 9 August 2026 22:47

Jakarta: Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur (Jaktim) berhasil mengevakuasi dua pekerja proyek normalisasi saluran air yang tertimpa material beton turap. Lokasi kejadian berada di Jalan D.I. Panjaitan, Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur.

"Dua pekerja yang dievakuasi karena tertimpa material beton turap di kawasan Cipinang Cempedak," kata Perwira Piket Sudin Gulkarmat Jakarta Timur Parlin Nainggolan di Jatinegara, Jakarta Timur, dilansir Antara, Minggu, 9 Agustus 2026.
 


Proses evakuasi yang berlangsung drastis selama lebih dari tiga jam tersebut berjalan dramatis. Petugas di lapangan dituntut bekerja dengan tingkat kehati-hatian tinggi lantaran sebagian tubuh salah satu korban berada di dalam genangan air keruh dan tertimbun bongkahan beton.

"Cukup sulit karena bagian tubuh korban berada di dalam air. Airnya keruh dan korban juga tertimbun beton," ujar Parlin.

Guna menyiasati kendala tersebut, petugas mengerahkan mesin pompa air untuk menyedot serta mengurangi debit air di titik musibah. Langkah ini diambil agar pengangkatan material beton yang menindih tubuh korban dapat dilakukan secara maksimal.

Selain pompa, alat berat serta puluhan personel penyelamat turut diterjunkan ke lokasi proyek. "Kami mengerahkan 25 personel Gulkarmat Jakarta Timur dengan dukungan enam unit kendaraan diterjunkan dalam proses penyelamatan tersebut," ucap Parlin.


Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur (Jaktim) mengevakuasi dua pekerja proyek normalisasi saluran air yang tertimpa material beton turap. Foto: ANTARA/Siti Nurhaliza.

Berdasarkan data Gulkarmat, laporan darurat diterima sekitar pukul 14.50 WIB. Tim tiba di lokasi enam menit berselang dan berhasil menuntaskan proses evakuasi tepat pukul 17.39 WIB. Kedua korban dilaporkan mengalami luka-luka serius pada bagian kepala serta tungkai.

Sepanjang pertolongan berlangsung, pertolongan medis darurat langsung diberikan di tempat dengan memprakarsai pemberian infus serta pasokan oksigen kepada korban yang terjepit. Usai berhasil dikeluarkan dari reruntuhan, kedua pekerja langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk penanganan medis lanjutan.

Aksi penyelamatan di tepi jalan utama ini sempat memicu kemacetan lalu lintas. Sebagian lajur Jalan D.I. Panjaitan dimanfaatkan untuk pengerahan armada dan alat berat, yang berdampak pada kepadatan arus kendaraan dari arah Cawang menuju Jatinegara.

(Fachri Audhia Hafiez)