Hindari Kepadatan, Ini Pola Jam Sibuk LRT Jabodebek dan Alternatifnya

Ilustrasi LRT. Dok LRT Jabodebek

Hindari Kepadatan, Ini Pola Jam Sibuk LRT Jabodebek dan Alternatifnya

Putri Anisa Yuliani • 10 February 2026 16:28

Jakarta: Mobilitas masyarakat Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jabodebek) pada hari kerja menunjukkan pola yang semakin konsisten. Berdasarkan data rata-rata pengguna LRT Jabodebek periode Januari 2026, kepadatan tertinggi terjadi pada pagi hari pukul 06.00-09.00 WIB dan sore hari pukul 16.00-20.00 WIB.

Pada jam sibuk pagi, arus perjalanan didominasi pengguna dari wilayah penyangga menuju pusat aktivitas di Jakarta. Lima stasiun dengan volume pengguna tertinggi pada periode ini:

1. Stasiun Harjamukti: rata-rata 9.056 pengguna/hari
2. Stasiun Cikunir 1: rata-rata 4.273 pengguna/hari
3. Stasiun Cikoko: rata-rata 4.236 pengguna/hari
4. Stasiun Jati Mulya: rata-rata 3.616 pengguna/hari
5. Stasiun Bekasi Barat: rata-rata 3.613 pengguna/hari.

Sementara itu, pada jam sibuk sore, kepadatan beralih ke stasiun-stasiun pusat kota sebagai titik awal perjalanan kembali ke wilayah penyangga. Lima stasiun dengan volume tertinggi pada periode ini:

1. Stasiun Dukuh Atas: rata-rata 11.217 pengguna/hari
2. Stasiun Kuningan: rata-rata 10.275 pengguna/hari
3. Stasiun Rasuna Said: rata-rata 5.716 pengguna/hari
4. Stasiun Pancoran: rata-rata 5.192 pengguna/hari
5. Stasiun Setiabudi: rata-rata 4.333 pengguna/hari.
 

Baca Juga: 

LRT Jabodebek Jadi 'Primadona' Baru Pekerja, Penumpang Naik Drastis



LRT Jabodebek. Foto: Dok. Istimewa.

Manager of Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menjelaskan pola ini memberi dasar bagi masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan lebih rasional.

“Data ini menunjukkan kapan pengguna berada pada tingkat kepadatan tertinggi. Bagi pengguna yang memiliki fleksibilitas waktu, menghindari jam sibuk bisa berarti mendapatkan tempat duduk, stasiun yang lebih tenang, serta pengalaman perjalanan yang lebih nyaman,” ujarnya dalam keterangannya, Selasa, 10 Februari 2026.

Selain memberi manfaat langsung bagi pengguna, informasi ini digunakan LRT Jabodebek untuk menata operasional layanan, mulai dari pengaturan rangkaian, pola pelayanan, hingga evaluasi kebutuhan kapasitas di jam-jam tertentu.

“Pemilihan waktu dan arah perjalanan memengaruhi kualitas perjalanan. Dengan memahami pola ini, pengguna bisa menyesuaikan jam berangkat sesuai kebutuhan, sementara kami bisa mengelola layanan secara lebih presisi,” ujar Radhitya.

Melalui data pola perjalanan ini, LRT Jabodebek mendorong mobilitas yang lebih terencana, di mana masyarakat tidak hanya menggunakan transportasi publik, tetapi juga mengoptimalkannya sesuai ritme aktivitas masing-masing.

Informasi rute, jadwal, dan tarif tersedia melalui kanal digital resmi LRT Jabodebek untuk membantu masyarakat menyesuaikan waktu dan arah perjalanan sesuai kebutuhannya. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)