Wakil Walikota Jakarta Timur Kusmanto meresmikan rumah hasil program bedah rumah dari Baznas di Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulogadung, Selasa (15/9/2026). ANTARA/HO-Pemerintah Kota Jakarta Timur.
121 Rumah Tak Layak Huni di Jaktim Direnovasi
Siti Yona Hukmana • 16 September 2026 10:37
Jakarta: Sebanyak 121 rumah tidak layak huni di Jakarta Timur direnovasi. Revitalisasi rumah ini dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)/Bazis Jakarta Timur melalui program bedah rumah keluarga tidak mampu (dhuafa).
"Hingga saat ini sebanyak 121 rumah di Jakarta Timur telah direnovasi melalui program bedah rumah Baznas/Bazis Jakarta Timur," kata Wakil Walikota Jakarta Timur Kusmanto di Jakarta, dilansir Antara, Rabu, 16 September 2026.
"Keduanya kini sudah layak huni," ujar Kusmanto.
Dia pun sudah meresmikan rumah di RT 006/RW 001, Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur tersebut, pada Selasa, 15 September 2026. Salah satunya, milik Maryani, 58 yang sebelumnya berada dalam kondisi tidak layak huni dan tidak mampu direnovasi secara mandiri.
"Dengan adanya rumah ini, mudah-mudahan Ibu Maryani semakin bersemangat dalam menjalani kehidupan, terlebih beliau merupakan tulang punggung keluarga bagi anak-anak dan cucunya yang tinggal di rumah ini," ungkap Kusmanto.

Baznas. Foto: MI/Susanto.
Kusmanto berpesan agar rumah yang telah direnovasi dapat dirawat dengan baik. Dia juga mengajak keluarga dan masyarakat sekitar untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan agar tetap nyaman dan sehat.
Sementara itu, Maryani mengungkapkan rasa syukurnya setelah rumah yang ditempatinya bersama dua anak perempuan dan cucunya selesai direnovasi. Sebelumnya, kondisi rumah sudah tidak layak huni, sementara dirinya tidak memiliki kemampuan untuk melakukan renovasi karena bekerja sebagai sukarelawan kebersihan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Utan Kayu dengan penghasilan yang tidak menentu.
Proses renovasi rumah tersebut berlangsung kurang lebih selama tiga pekan, mulai 26 Agustus hingga 14 September 2026. Kini, Maryani bersama keluarganya dapat menempati rumah tersebut dengan lebih nyaman.
"Bahagia, sudah tidak merasakan hujan lagi karena rumah bocor dan kebanjiran. Boleh dikatakan rumah yang lain sudah bagus, rumah saya saja yang kumuh. Tapi saya yakin Allah akan memberikan yang terbaik. Ini buktinya, rumah saya sudah enak ditempati," kata Maryani.