Serangan Rusia ke Kyiv menewaskan satu orang dan melukai 15 lainnya. (Anadolu Agency)
Rusia Luncurkan Serangan Besar ke Kyiv, Satu Orang Tewas 15 Terluka
Willy Haryono • 19 July 2026 15:33
Kyiv: Sedikitnya satu orang tewas dan 15 lainnya terluka dalam serangan semalam yang dilancarkan Rusia ke Kyiv, menurut keterangan Dinas Darurat Negara Ukraina pada Minggu, 19 Juli 2026.
Otoritas Ukraina menyatakan serangan tersebut memicu kebakaran di sejumlah fasilitas sipil, bangunan nonhunian, serta area terbuka. Tim penyelamat masih melakukan pembersihan puing dan penanganan dampak serangan.
Di wilayah Zaporizhzhia, sebuah drone dilaporkan menghantam kereta penumpang dan menyebabkan satu orang mengalami luka-luka, menurut Gubernur Ivan Fedorov.
Dikutip dari Anadolu Agency, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut Rusia telah melancarkan salah satu serangan rudal balistik terbesar terhadap Kyiv. Ia mengatakan lebih dari 40 rudal ditembakkan, dengan sebagian besar mengarah ke ibu kota, disertai 120 drone serang.
Zelenskyy juga menyebut selama sepekan terakhir Rusia menggunakan sekitar 1.450 drone serang, lebih dari 1.640 bom udara berpemandu, serta 99 rudal berbagai jenis untuk menyerang wilayah Ukraina.
Ia menegaskan kemampuan menghadapi rudal balistik menjadi prioritas utama Ukraina dan menyerukan agar tekanan terhadap Rusia terus berlanjut seiring penguatan sistem pertahanan.
Angkatan Udara Ukraina mengklaim berhasil mencegat 18 rudal dan 108 drone dalam serangan semalam tersebut.
Sementara itu, Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina menyatakan pasukannya menyerang dua kapal tanker Rusia di Laut Hitam, sebuah derek terapung di Laut Azov, sistem pertahanan udara Buk di wilayah Zaporizhzhia yang dikuasai Rusia, serta sebuah jembatan di wilayah Donetsk yang juga berada di bawah kendali Rusia. Menurut militer Ukraina, sasaran tersebut digunakan untuk mendukung logistik dan pasokan bahan bakar militer Rusia.
Di sisi lain, Gubernur Stavropol Vladimir Vladimirov mengatakan sebuah lokasi industri di wilayah Stavropol, Rusia, mengalami kebakaran setelah serangan semalam. Ia menyebut lokasi tersebut berada jauh dari kawasan permukiman sehingga tidak mengancam warga.
Kementerian Pertahanan Rusia secara terpisah mengonfirmasi telah melancarkan serangan besar ke Kyiv. Moskow menyatakan sasaran operasi mencakup fasilitas industri pertahanan, pusat logistik di Kyiv dan sekitarnya, serta infrastruktur di Pelabuhan Yuzhny, wilayah Odesa, yang diklaim digunakan untuk penyimpanan dan distribusi perlengkapan militer.
Rusia juga menyebut telah menyerang sejumlah perusahaan industri pertahanan di Kyiv, termasuk Radioniks, Spetsoboronmash/Artem, Meridian, dan Oakline, serta Kyiv Innovation Terminal dan pusat logistik di Tarasovka yang menurutnya digunakan untuk produksi dan distribusi komponen drone.
Selain itu, Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim berhasil mencegat dan menghancurkan 140 drone Ukraina dalam serangan semalam di berbagai wilayah Rusia, Krimea yang dianeksasi, serta kawasan Laut Azov dan Laut Hitam.
Baca juga: Serangan Drone Ukraina ke Rusia Tewaskan Tujuh Orang di Tambov