Pasukan Israel dalam operasi darat di Tepi Barat. (Anadolu Agency)
Pasukan Israel Serang Peserta Perayaan Kristen di Bethlehem Tepi Barat
Muhammad Reyhansyah • 6 May 2026 10:27
Bethlehem: Tentara Israel menyerang warga Palestina yang mengikuti perayaan Kristen pada Selasa, 5 Mei 2026 di wilayah barat Bethlehem, Tepi Barat pada Selasa, 5 Mei 2026.
Kantor berita resmi Palestina WAFA melaporkan pasukan Israel menyerang warga yang memperingati Hari Santo Georgius di kawasan kota tua al-Khader dengan menembakkan gas air mata dan granat kejut.
Perhimpunan Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan tim medis mereka membawa satu korban luka ke rumah sakit setelah dipukuli di dalam Biara Santo Georgius.
Melansir laporan Anadolu, Rabu, 6 Mei 2026, aktivis lokal Ahmad Salah mengatakan ratusan orang berkumpul dalam perayaan yang secara lokal dikenal sebagai "Eid al-Khader" atau Hari Raya Santo Georgius.
Ia mengatakan acara tersebut dihadiri warga desa dari komunitas Muslim maupun Kristen dan menjadi salah satu momen musiman serta pariwisata penting bagi wilayah tersebut.
Setiap 5-6 Mei, gereja-gereja yang mengikuti kalender Timur di Bethlehem, Beit Sahour, dan Beit Jala memperingati Hari Santo Georgius melalui doa dan layanan keagamaan. Warga Muslim juga turut berpartisipasi melalui kehadiran, perayaan, dan aktivitas perdagangan.
Menurut WAFA, ritual dimulai dengan peserta berjalan tanpa alas kaki dari rumah mereka di Bethlehem menuju biara.
Biara tersebut milik Gereja Ortodoks Yunani dan pertama kali dibangun pada 1600 sebelum kemudian dibangun kembali pada 1912.
Dalam tradisi Kristen, Santo Georgius diyakini membunuh seekor naga dan kemudian menetap di desa yang kini memakai namanya setelah meninggalkan kampung halamannya di Lod, yang sekarang berada di wilayah Israel tengah.
Insiden yang Menyasar Komunitas Kristen
Sejumlah insiden terbaru yang melibatkan serangan terhadap simbol Kristen dan rohaniwan memicu kritik terhadap Israel dari komunitas Kristen di berbagai negara.Salah satu kasus terbaru adalah tindakan seorang tentara Israel yang menghancurkan patung Yesus Kristus di Lebanon selatan.
Sebelumnya, polisi Israel juga mencegah Patriark Latin Yerusalem Pierbattista Pizzaballa mencapai Gereja Makam Kudus di Yerusalem Timur saat libur April dan memberlakukan pembatasan terhadap partisipasi umat Kristen dalam perayaan Paskah.
Berbagai insiden lain juga tercatat, termasuk tindakan meludah terhadap gereja dan rohaniwan di Yerusalem oleh pemukim Israel, serta serangan terhadap gereja-gereja di Gaza selama perang yang dimulai pada Oktober 2023.
Serangan terhadap situs-situs keagamaan di Yerusalem dan Tepi Barat juga dilaporkan terjadi dalam beberapa tahun terakhir.
Gereja-gereja di berbagai belahan dunia turut mengkritik perang Israel di Gaza, Lebanon, dan Iran dalam beberapa waktu terakhir.
Baca juga: Israel Sita Lahan Besar di Tepi Barat Utara, Termasuk Situs Arkeologi