Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metro TV/Nattasya Amani Vrazeti.
Pramono Perintahkan Diskominfotik Usut Pelaku Perusak CCTV saat Penyampaian Aspirasi
Nattasya Amani Vrazeti • 28 August 2026 14:28
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta untuk mengusut tuntas aksi perusakan kamera pengawas (CCTV) yang terjadi saat penyampaian aspirasi di Jakarta pada Kamis, 27 Agustus 2026. Ia menegaskan langkah tersebut diambil guna mengetahui identitas serta motif para pelaku yang merusak fasilitas umum tersebut.
“Untuk perusakan CCTV tentunya saya akan meminta kepada Kepala Dinas Diskominfotik untuk mempelajari siapa yang melakukan itu dan tujuannya apa,” ujar Pramono di kawasan Jakarta Selatan, Jumat, 28 Agustus 2026.
“Yang berkaitan dengan demo. Seperti yang saya sampaikan berulang kali, sebagai negara demokrasi demo itu diperkenankan, diizinkan selama mengikuti prosedur dan sebagainya. Tetapi kalau kemudian melakukan pengerusakan, anarkis, dan sebagainya, tentunya tidak ada masyarakat yang kemudian memberikan support untuk itu,” kata Pramono.

Arsip foto - Massa masih berkerumun di kawasan Slipi, Jakarta, Jumat, 28 Agustus 2026/ANTARA/Muhammad Ramdan
Sementara itu, untuk memulihkan kondisi Ibu Kota, Pemprov DKI meluncurkan petugas kebersihan sejak Jumat dini hari, 28 Agustus 2026. Sehingga, jalanan kembali bersih dan dapat dilintasi secara normal.
“Termasuk di dalamnya adalah begitu selesai aksi tadi malam di kurang lebih jam setengah satu, setengah dua, kalau dilihat di lapangan pasukan oranye, pasukan hijau, pasukan yang dimiliki oleh Pemerintah DKI Jakarta langsung membersihkan itu,” ujar Pramono.
Pramono memastikan pemantauan situasi keamanan juga terus dilakukan secara intensif. Yakni, melalui koordinasi bersama jajaran dinas terkait.
“Termasuk perusakan yang ada, saya mendapatkan laporan kebetulan semalam kami memantau memonitor bersama Bapak Pangdam, Bapak Kapolda, Kabinda, peristiwa yang ada di lapangan dan saya juga berkoordinasi dengan seluruh jajaran OPD DKI Jakarta yang bertanggung jawab terhadap apa aksi-aksi yang kemarin,” ungkap Pramono.