Pembentukan Struktur Pengurus PBNU Diserahkan ke Rais Aam dan Ketum

Ketua Organizing Committee Muktamar ke-35 NU Saifullah Yusuf (tengah) dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta, Kamis (3/9/2026). ANTARA/Asep Firmansyah)

Pembentukan Struktur Pengurus PBNU Diserahkan ke Rais Aam dan Ketum

Achmad Zulfikar Fazli • 3 September 2026 18:41

Jakarta: Pembentukan struktur Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026-2031 diserahkan sepenuhnya kepada Rais Aam dan Ketua Umum PBNU terpilih. Kepengurusan hasil Muktamar Ke-35 NU ditargetkan rampung paling lama satu bulan setelah muktamar selesai.

“Ya diserahkan sepenuhnya kepada Rais Aam dan Ketua Umum terpilih beserta pendamping formatur yang telah ditetapkan pada muktamar,” ujar Ketua Organizing Committee Muktamar ke-35 NU Saifulah Yusuf (Gus Ipul) dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta, dilansir dari Antara, Kamis, 3 September 2026.

Berdasarkan Pasal 11 Bab V tentang formatur, tim pendamping penyusunan kepengurusan terdiri atas enam orang yang mewakili Indonesia timur, tengah, dan barat. Selain itu, terdapat unsur tuan rumah dalam tim formatur.

Tim formatur dari wilayah timur, yakni Abdul Qahar Yelipele yang mewakili Papua Pegunungan dan Amar Manaf dari Maluku. Dari wilayah Tengah, Masnun Tahir yang mewakili Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Muhammad Wildan Salman dari Kalimantan Selatan.

Dari wilayah Barat, Abdul Ghaffar Rozin yang mewakili Jawa Tengah dan Ganefri yang mewakili Sumatra. Unsur tuan rumah Jawa Timur diwakili Abdul Matin Djawahir dari Tuban.

Ilustrasi Muktamar NU. Metro TV/Joy

Gus Ipul tidak tahu soal perkembangan pembentukan struktur kepengurusan PBNU dan menyerahkan sepenuhnya kepada Rais Aam Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU Abdul Hakim Mahfudz, serta tim formatur.

“Kita serahkan sepenuhnya kepada Rais Aam, Ketua Umum, dan seluruh anggota formatur. Sebagai santri kita ikut, ya. Kita tunggu dan kita percayakan sepenuhnya,” ujar Gus Ipul.

(Achmad Zulfikar Fazli)