Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat. Foto: Antara
Penanganan Banjir Jadi Usulan Prioritas Pemkot Jakut di RKPD 2027
M Sholahadhin Azhar • 2 April 2026 20:45
Jakarta: Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara mengusulkan penanganan banjir, baik akibat hujan deras maupun banjir pesisir (rob) menjadi prioritas. Hal itu tertuang dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Pemprov DKI Jakarta tahun 2027.
“Kami mengusulkan tujuh usulan pembangunan dalam rangka penyusunan RKPD 2027, termasuk lanjutan normalisasi Kali Cakung hingga pengerukan Kali Angke,” kata Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat di Jakarta, Kamis, 2 April 2026.
Tujuh usulan prioritas pembangunan kota itu telah dituangkan ke dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2026.
Hendra mengatakan, tujuh usulan prioritas pembangunan itu, yakni lanjutan normalisasi Kali Cakung Lama, pengerukan Kali Angke, Pembangunan underpass perempatan Pos 3 Kebon Baru Jalan Tanah Merdeka Cilincing termasuk penataan Simpang Lima Semper dan penataan Jalan RE Martadinata.
Kemudian, pembangunan Puskesmas di Kecamatan Pademganan dan Puskesmas Pembantu di Kelurahan Semper Timur, revitalisasi Tempat Penampungan Sementara (TPS), penambahan armada pengangkut sampah dan lumpur, dan Pembangunan SMA Negeri di Kelurahan Ancol.
“Ketujuh usulan itu kami masukkan ke dalam usulan Musrenbang Tingkat Provinsi DKI Jakarta. Nanti di sana akan dibahas kembali,” katanya.

Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat. Foto: Antara
Dari pelaksanaan Musrenbang tingkat kecamatan, pihaknya menerima 2.003 usulan yang terdiri dari 1.639 usulan fisik dan 364 usulan barang yang muncul dari enam kecamatan di Jakarta Utara, yakni Kelapa Gading, Koja, Cilincing, Pademangan, Penjaringan, dan Tanjung Priok.
Dari usulan tersebut, sebanyak 55 usulan diakomodir pada tahun 2026 dan sebanyak 1.146 akan diakomodir tahun 2027 serta 802 usulan belum dapat diakomodir.
“Musrenbang ini merupakan aspirasi masyarakat dalam upaya bersama membangun kota. Musrenbang ini dilaksanakan serentak mulai dari tingkat RW, kelurahan, kecamatan. Kami menerima 2.003 usulan dari enam kecamatan se-Jakarta Utara,” ujar Hendra.