Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban yang hilang tersapu ombak di Pantai Papuma Jember, Selasa, 31 Maret 2026. ANTARA/HO-BPBD Jember
Tim SAR Lanjutkan Pencarian Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Papuma Jember
Silvana Febiari • 1 April 2026 09:52
Jember: Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian wisatawan asal Cianjur, Jawa Barat, yang hilang terseret ombak di Pantai Pasir Putih Malikan (Papuma), Kabupaten Jember, Jawa Timur. Upaya pencarian dilakukan secara intensif di kawasan pantai selatan tersebut.
"Hari ini pencarian dilanjutkan karena hasil operasi SAR gabungan pada Selasa (31 Maret) atau hari keempat hilangnya korban belum juga ditemukan," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Edy Budi Susilo, dilansir dari Antara, Rabu, 1 April 2026.
Korban, Mohammad Sheva Yusuf (22), bersama dua temannya berkunjung ke Pantai Papuma pada Sabtu, 28 Maret 2026. Mereka menuju bibir pantai di tepi tebing bawah Siti Hinggil dan nekat memasuki zona larangan bagi pengunjung.
"Saat itu korban bersama dua rekannya sedang melakukan swafoto, dan tiba-tiba ombak menerjang, sehingga ketiganya tersapu ombak. Dua rekannya berhasil menyelamatkan diri, namun korban tenggelam dan hilang," tuturnya.
Menurutnya, Tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian baik penyisiran di darat maupun di perairan pantai selatan. Namun hingga hari keempat pencarian, korban belum juga ditemukan.
"Ada empat tim SAR Rescue Unit (SRU) yang melakukan pencarian korban hilang tergulung ombak laut selatan. Mereka sudah bekerja maksimal, namun hasilnya pada Selasa (31 Maret) masih nihil," katanya.

Ilustrasi. Medcom.id
Ia menjelaskan, Tim SRU 1 melakukan pencarian dengan menggunakan perahu karet Basarnas dari tempat kejadian hilangnya korban ke arah timur. Kemudian SRU 2 melakukan pencarian dengan menggunakan perahu karet BPBD ke arah barat.
"Kemudian tim SRU 3 melakukan pencarian dengan menggunakan perahu SAR Rimba Laut dari Pantai Payangan hingga Pantai Cangaan, dan SRU 4 melakukan pencarian dengan menggunakan drone milik Senkom hingga pengamatan visual di sekitar lokasi hilangnya korban," ujarnya.
Edy berharap, korban dapat segera ditemukan tim SAR gabungan dalam pencarian hari kelima. Area pencarian korban akan semakin diperluas.
"Saya mengimbau kepada semua pengunjung yang menikmati liburan ke pantai selatan harus hati-hati dan mematuhi semua rambu-rambu yang sudah dipasang. Kalau memang zona terlarang bagi wisatawan, sebaiknya tidak nekat masuk ke zona tersebut karena berbahaya," ungkapnya.