Berikut Pengalihan Arus Lalu Lintas Lenteng Agung-Depok

Jalan amblas di Lenteng Agung, Jaksel. Foto: Antara.

Berikut Pengalihan Arus Lalu Lintas Lenteng Agung-Depok

Anggi Tondi Martaon • 29 May 2026 18:17

Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama instansi terkait melakukan pengalihan arus lalu lintas Lenteng Agung-Depok. Pengalihan dilakukan akibat jalan amblas di salah satu ruas jalan tersebut.

“Kami memahami aktivitas masyarakat terganggu akibat kondisi jalan amblas ini. Karena itu, pengaturan lalu lintas dan pengalihan arus segera dilakukan untuk mengurangi kepadatan sekaligus memastikan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga. Kami juga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” ujar Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Ujang Hermawan di Jakarta, pada Jumat, 29 Mei 2026.

Jalan amblas terjadi di Lenteng Agung Raya dekat Gang Empang, Jakarta Selatan, pada Rabu, 27 Mei 2026. Kerusakan memakan dua lajur jalan dan menyebabkan kepadatan lalu lintas menuju arah Depok dan sekitarnya.

Rencana rkayasa lalin yang dilakukan antara lain mengalihkan kendaraan roda dua ke jalan Gardu-Jalan H. Shibi IV – Jalan H. Shibi II – Jalan H. Shibi – keluar menuju Jalan Akses UI secara situasional.

Sedangkan kendaraan roda empat dengan tujuan UI/Depok dialihkan untuk putar balik di Perlintasan KA Universitas Pancasila (JPL 23). Kemudian melintas melalui Jalan Lenteng Agung Barat – Jalan Kahfi II – Jalan Tanah Baru – Depok Sawangan.

Sementara itu, kendaraan roda empat bertonase besar dialihkan dari Simpang Jalan TB Simatupang ke arah barat melalui Jalan Tol Desari maupun ke arah timur melalui Jalan Raya Bogor atau Jalan Tol Jagorawi.

“Kami mengajak masyarakat tetap berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi dan sebisa mungkin menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan,” tutur Ujang.

Kondisi lalu lintas di jalan yang amblas di Lenteng Agung. Foto: Antara.

Ujang menegaskan Pemprov DKI Jakarta terus memantau situasi di lapangan. Pemprov juga berkomitmen mempercepat proses penanganan agar kondisi lalu lintas dapat kembali normal.

Kerusakan jalan diketahui terjadi secara bertahap sejak Rabu 27 Mei 2026. Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan telah melakukan penanganan awal menggunakan material coldmix guna menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.

Bina Marga juga telah berkoordinasi dengan Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan untuk menelusuri penyebab kerusakan. Dugaan awal amblesnya jalan dipicu gangguan pada saluran air di bawah badan jalan.

(Anggi Tondi)