25 October 2026 22:13
Operasi pemberantasan peredaran narkotika di Indonesia pekan ini mencatatkan serangkaian keberhasilan masif. Melalui sinergi Polri, BNN, Bea Cukai, dan TNI, aparat penegak hukum berhasil membongkar jaringan narkoba lintas negara hingga skala eceran, menyelamatkan jutaan jiwa dari ancaman barang haram tersebut.
Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin via Kapal Tanker
Pencapaian terbesar ditandai dengan turun langsungnya Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto meninjau penyitaan 1,16 ton ketamin di perairan Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara, pada Senin 19 Oktober 2026. Tim gabungan menyergap kapal tanker MT Global 168 berbendera Mongolia yang bertolak dari Malaysia.
Para sindikat menggunakan modus operandi tingkat tinggi, mulai dari pemindahan muatan antar-kapal di perairan Laut Andaman, mengganti nama kapal, hingga sengaja mematikan Sistem Identifikasi Otomatis (AIS) untuk mengelabui radar petugas. Sebanyak delapan awak kapal, yang terdiri dari tujuh WNI dan satu WNA, berhasil diringkus. Pengungkapan ini diklaim mampu menyelamatkan 5,8 juta jiwa anak bangsa.
Pabrik Sabu Aceh dan Penggerebekan Poskamling Medan
Di wilayah Nanggroe Aceh Darussalam, operasi terpadu aparat sukses menggerebek sebuah lokasi di Kabupaten Pidie yang disinyalir menjadi pabrik produksi narkoba. Dalam penyergapan tersebut, polisi menyita barang bukti dengan nilai fantastis berupa 1,1 ton metamfetamin (sabu).