8 July 2026 23:32
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) merealisasikan proyek infrastruktur hijau di Tanah Air. Danantara melakukan groundbreaking pembangunan pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) di Kota Denpasar, Bali.
Dikutip dari program Metro Hari Ini Metro TV, Rabu, 8 Juli 2026, Danantara memulai pembangunan PSEL di Bali dan memastikan bahwa teknologi yang akan digunakan sudah teruji. Menteri Investasi dan Hilirisasi, Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani menjelaskan proyek PSEL Bali ini merupakan proyek PSEL Danantara pertama di Indonesia yang nilainya mencapai Rp3 triliun.
Proyek ini ditargetkan bisa selesai di Oktober 2027 dan beroperasi di Desember 2027. Rosan menjelaskan pembangunan PSEL ini sudah dilakukan dengan proses yang panjang dan transparan.
Sebelum menunjuk mitra, Danantara sudah melakukan studi banding ke negara yang sudah menggunakan teknologi PSEL tersebut. Rosan menyebut, teknologi PSEL sudah digunakan di 50 negara.
“Memilih melakukan proses tender ini secara terbuka, akuntabilitas, transparansi, tata kelola perusahaan yang baik dan benar, dan juga yang proven teknologinya sudah ada. Karena ini teknologi yang dipakai ini adalah teknologi dipakai di 50 negara. Jadi sudah proven gitu ya. Dan saya pun melihat langsung di beberapa negara, pengolahan sampah ini benar-benar di banyak negara itu tidak ada baunya, bersih sekali, dan bahkan menjadi tempat rekreasi,” kata Rosan.